Pemusnahan Puluhan Barang Sitaan Selundupan
Kepala KPPBC Nunukan M Solahudin saat memberikan sambutan sebelum pemusnahan barang sitaannya di Kantor Bea Cukai Nunukan, Kamis (4/3)
  • Bea Cukai Musnahkan 45.492 Batang Rokok dan Ribuan Botol Kosmetik Selundupan

Nunukan (BERANDATIMUR) – Penyelundupan berbagai jenis produk luar negeri maupun dalam negeri yang diselundupkan keluar negeri dan masuk ke Indonesia terus berlangsung di Kabupaten Nunukan, Kaltara. Khususnya rokok asal Indonesia menuju Malaysia dan Filipina serta kosmetik asal Malaysia masuk Indonesia secara ilegal.

Pengawasan dan berbagai upaya yang dilakukan oleh aparat terkait, belum mampu meminimalisir upaya penyelundupan demi keuntungan besar oknum-oknum yang melakukan pelanggaran kepabeanan tersebut.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan sendiri terus melakukan antisipasi dini agar penyelundupan dapat dicegah secara dini dengan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI penjaga wilayah perbatasan.

Kepala KPPBC Tipe Madya Kepabeanan C Nunukan, M Solahuddin usai pemusnahan kepada awak media, Kamis, 4 Maret 2021 menerangkan barang sitaan yang dimusnahkan ini tidak ada pemiliknya sehingga dijadikan barang milik negara. Selama ini, yang menyelundupkan barang ilegal ini hanya bertindak selaku kurir semata.

Pemusnahan Rokok Slundupan
Pimpinan instansi di Kabupaten Nunukan melakukan pembakaran terhadap roikok selundupan di Halaman Kantor BC Nunukan, Kamis (4/3)

“Barang-barang sitaan yang dimusnahkan ini tidak ada pemiliknya makanya dijadikan barang milik negara,” ucap dia usai dilakukan pemusnahan di Halaman KPPBC Nunukan.

Barang sitaan yang dilakukan sepanjang 2020-2021, kini telah dimusnahkan berdasarkan siaran pers Nomor: Pers-01/WBC.16/KKP.MP.06/2021 tertanggal 4 Maret 2021. Setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan berdasarkan Surat Persetujuan Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Tarakan nomor:S-03/MK.6/WKN.13/KNL.04/2021 tertanggal 17 Februari 2021.

Kemudian, minuman mengandung etil alkohol merek whisky jenis golden, black jack, R&B dan louis 966 sebanyak 364 botol, berbagai jenis kosmetik asal Malaysia yang diselundupkan ke Kabupaten Nunukan dengan tujuan pemasaran Sulsel dan Pulau Jawa.

Selanjutnya, ada pula obat-obatan dan bahan kimia lainnya berupa pupuk berbagai merek, refrigerant gas R22 dan sebuah mesin sepeda motor dari negeri tetangga Malaysia.

Solahudin menyatakan pemusnahan barang sitaan tersebut merupakan pertama kali sepanjang 2021. Diharapkan dapat memberikan efek jera kepada oknum penyelundup agar tidak melakukan lagi tindakan melanggar hukum. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here