Warga Lumbis Hulu Hibahkan Lahan Demi Pendidikan Anaknya

Gedung SMPN 02 Lumbis Ogong yang terletak di Kecamatan Lumbis Hulu
Siswa siswi SMPN 02 Lumbis Ogong sedang senam pagi bersama dengan latar belakang gedung sekolahnya

Nunukan (BERANDATIMUR) – Segala sesuatunya bisa terjadi sepanjang ada niat yang ikhlas dan mau menerima fakta-fakta untuk sementara waktu demi harapan menggapai cita-cita jangka panjang.

Itulah yang ditempuh oleh masyarakat di Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, Kaltara dengan rela menghibahkan lahannya untuk pembangunan gedung belajar bagi-bagi generasi muda setempat.

Walaupun, letaknya daerahnya yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan tetapi niat dan animo untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi tetap ada. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan bangsa dan daerah, pendidikan telah menjadi aspek penting bagi manusia,

Kesadaran itulah yang membuat masyarakat Kecamatan Lumbis Hulu sudi memberikan lahannya seluas 1 hektar untuk persediaan pembangunan Gedung SMPN yang kini masih menumpang lahan di SDN 001 Lumbis Hulu.

Saat ini, SMPN 02 Lumbis Ogong adalah satu-satunya sekolah lanjutan yang ada di pelosok desa Kecamatan Lumbis Hulu sehingga sudah sepatutnya Pemerintah di pusat memperhatikannya.

Sebagaimana yang diutarakan Rudi selaku Kepala SMPN 02 Lumbis Ogong di daerah itu saat dihubungi via telepon selulernya, Rabu, 3 Maret 2021. Ia katakan, sekolah yang dibangun oleh Pemprov Kaltim sebelum Kaltara memisahkan diri pada 15 tahun silam, SMPN ini belum pernah mendapatkan bantuan baik sarana prasarana maupun gedung belajar.

Bahkan ruangan belajarnya cuma tiga kelas tanpa ruangan guru dan kamar mandi atau WC. Lahan yang digunakan pun masih menumpang di area SDN 001 Tau Lumbis.

Berhubung mendapatkan kabar akan mendapatkan bantuan pembangunan gedung baru, Rudi mengaku telah membicarakan bersama warga setempat. Ia menuturkan masyarakat ternyata tidak keberatan dan tak mengharapkan ganti rugi pada lahan yang dipersiapkan tersebut.

SMPN 02 di Kecamatan Lumbis Hulu kini masih menggunakan ruangan belajar yang berdinding dan berlantai papan. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah perbatasan dengan Malaysia ini sangat mendambakan gedung permanen yang terbuat dari tembok.

Rudi melalui sambungan telepon mengatakan Pemkab Nunukan telah menjanjikan anggaran untuk pembangunan ruang berlaja lengkap dengan perabotannya alat tulis menulisnya. Meskipun, belum diketahui kapan direalisasikannya berhubung anggaran daerah masih minim.

Namun Rudi berpikiran, lebih baik menyediakan lahan terlebih dahulu sebelum ada pos anggaran. “Walaupun belum diketahui kapan mulai dibangun tetapi warga sudah menghibahkan lahannya seluas satu hektar untuk pembangunan gedung belajar baru permanen dari Pemkab Nunukan,” ujar dia.

Kecamatan Lumbis Hulu adalah hasil pemekaran 2019 dari Kecamatan Lumbis Ogong. Letaknya berada di wilayah perbatasan dengan Sabah, Malaysia hanya dapat dijangkau dengan menggunakan perahu cepat melalui jalur sungai yang cadas dan menantang adrenalin. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here