Usai Panen Ikan, Petambak Dilaporkan Hilang Kontak

Tarakan (BERANDATIMUR) – Badan SAR Nasional (Basarnas) Tarakan, Kaltara menyampaikan seorang petambak dilaporkan hilang kontak sepulang dari memanen ikan di tambaknya.

Kejadiannya pada Sabtu, 1 Mei 2021 sekira pukul 08.00 Wita dan Basarnas baru menerima laporan dari pria bernama Arsyad sekira pukul 13.35 Wita.

Koordinator Basarnas Tarakan Amiruddin melalui siaran tertulis Basarnas Tarakan yang diterima pukul 20.31 Wita bahwa tim yang diterjunkan melakukan pencarian pada saat itu juga langsung menuju titik lokasi pertama kali kehilangan kontak.

Ia menambahkan laporan yang terima, korban menggunakan kapal cepat 40 PK seorang diri dari lokasi tambak di Pulau Selayu Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara dengan mengangkut 500 kilogram ikan hasil panen di tambaknya.

Amiruddin mengatakan dalam perjalanan menuju Kota Tarakan terjadi hujan sehingga jarak pandang terbatas. “Kemungkinan korban tersesat karena jarak pandang terbatas sehingga tidak melihat Pulau Tarakan,” terang dia.

Ia menduga korban tidak melengkapi diri dengan alat navigasi maka kehilangan arah.

“Setibanya di lokasi yang menjadi titik awal kehilangan kontak, tim SAR tidak menemukan korban lagi karena sudah bergeser,” ujar dia.

Amiruddin mengungkapkan tim SAR sempat menghubungi korban melalui telepon selulernya. Namun, korban sulit dideteksi keberadaannya karena tidak mampu melihat tanda-tanda yang menyulitkan posisinya.

“Tim SAR yang melakukan pencarian sempat menghubungi korban melalui telepon tetapi kesulitan mendeteksi korban karena tidak mampu melihat tanda-tanda karena hujan,” ungkap Amiruddin.

“Sampai malam ini kita dari SAR Tarakan masih mencari koordinatnya,” tambah dia.

Pencarian sedang berlangsung saat ini oleh tim SAR di lokasi yang diduga tempat korban hilang kontak. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here