Stok Sembako Aman Hingga Idul Fitri dan Persiapan PPKM di Kabupaten/Kota

Tanjung Selor (BERANDATIMUR) -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan ketersediaan komoditi bahan pokok atau sembako aman hingga maupun setelah hari raya Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, Zainal A.Paliwang usai menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral yang bertajuk Hari Kesiapsiagaan Bencana, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Persiapan Hari Raya Idulfitri 1442 hijriah, Selasa (27/4).

Rakor yang digelar di Ruang Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara ini juga dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Yansen TP, beserta stakeholder di lingkungan Pemprov dan bupati/walikota se-Kaltara.

“Insya Allah untuk ketersediaan kebutuhan sembako di Kaltara tahun ini aman hingga perayaan lebaran Idulfitri nanti,” kata Gubernur Zainal.

Olehnya itu, orang nomor satu di Bumi Benuanta ini juga mengharapkan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri tidak terjadi kenaikan yang signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau yang sudah-sudah kan harga kebutuhan pokok itu naik hingga puluhan persen, kalau tahun ini dari Bulog siap membantu dan meyakinkan agar harga sembako tidak meroket jauh, kita juga berharap harga sembako ini tetap stabil,” tuturnya.

Tak hanya masalah sembako, gubernur juga mengaku optimistis kebutuhan primer dan sekunder lainnya seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), gas dan pasokan listrik bagi masyarakat Kaltara tetap aman hingga hari raya nanti.

“Yang paling penting itu masalah listrik. Jadi kita harap tidak terjadi pemadaman listrik ketika masyarakat merayakan hari raya Idulfitri,” harap ayah tiga anak ini.

Gubernur Minta Bupati/Walikota Lakukan Persiapan PPKM

Mengenai PPKM, lanjut gubernur, Pemprov Kaltara akan terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk orang. Khususnya di daerah perbatasan antardaerah maupun negara seperti di Kabupaten Nunukan dan Bulungan.

“Khusus keluar masuknya orang kita minta diperketat, jika perlu dalam pengawasan keluar masuk orang harus ada tim kesehatan untuk melakukan tes swab terhadap orang yang keluar masuk Kaltara,” tegas mantan Wakapolda Kaltara ini.

Dalam kesempatan ini pula, Gubernur Zainal juga mengintruksikan kepada para Bupati dan Walikota di Kaltara agar dapat melakukan persiapan PPKM di daerahnya masing-masing.

Hal ini guna meminimalisir peningkatan kasus penyebaran Covid-19 di Kaltara.

“Kita ingin menekan penyebaran Covid-19 di Kaltara tidak meningkat, makanya kita minta para Bupati dan Walikota di Kaltara segera melakukan persiapan PPKM jelang lebaran,” pintanya. (mil/sur)

Sumber: Diskominfotik Kaltara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here