Kampanye Pilgub 2020
Calon GUbernur Kaltara nomor urut 3, Drs H Zainal A Paliwang, SH,M.Hum saat bertemu warga di Desa Tanjung Agung, Bulungan, Kamis (15/10)

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Meskipun sudah malam hari, calon Gubernur Kaltara nomor urut 3, Drs H Zainal A Paliwang, SH, M.Hum terus bersemangat menyerap aspirasi masyarakat di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur. Mampir di rumah warga bernama Hamid di RT 10 sekira 40 menit perjalanan dari Desa Sajau.

Menyusuri jalanan yang belum beraspal sepanjang perjalanan menuju Desa Tanjung Agung tersebut, setiap mampir di rumah warga Zainal yang berlatarbelakang polisi ini disambut oleh tuan rumah dan disajikan makanan khas yang berbeda-beda.

Kedatangan calon Gubernur Kaltara yang diyakini masyarakat dapat memberikan angin perubahan ini, lebih banyak menyantap hasil kebun warga berupa jagung rebus, jeruk manis dan semangka disertai segelas kopi hitam minuman favoritnya.

Ketika mampir di rumah Laose, Zainal kembali mendapatkan curahan hati atas kegelisahan warga. “Kami warga Tanjung Agung adalah mayoritas petani, jalanan sangat kurang tersentuh oleh pemerintah, kami adalah petani padi, lalu petani jeruk manis dan buah naga yang saat ini sedang kami budayakan,” demikian cerita Laose.

Ia pun mengaku, kesehariannya juga menanam lada walaupun harganya sangat baik tetapi tidak pernah mendapatkan perhatian dari Pemprov Kaltara. Kemudian menanam jagung dengan omzet Rp4 juta per bulan. Laose berharap, pemerintah daerah bisa membantunya.

Keluhan warga di Desa Tanjung Agung cukup banyak dan kini ditampung oleh Cagub Kaltara nomor urut 3 ini. Sebagai acuan apabila diberikan amanah terpilih menjadi Gubernur Kaltara bersama Dr Yansen Tipa Padan, M.Si selaku calon Wakil Gubernur.

Selain kondisi jalanan yang parah dan belum disentuh Pemprov Kaltara sama sekali sehingga hasil pertanian warga sangat sulit dipasarkan ke Tanjung Selor, ibukota Kaltara. Warga juga mengeluhkan, mesin perusahaan tambang yang bising setiap saat.

“Kami tidak bisa menjual hasil kebun kami ke Tanjung Selor, karna jalannya sangat parah dan rusak. Saya liat jalanan itu nda tau sudah mau ngomong apa pak,” keluh warga seolah-olah sudah putus asa akibat tidak ada perhatian Pemprov Kaltara.

Banyaknya mendengarkan keluhan warga ini, Zainal menyampaikan bahwa apa yang dikeluhkan senada dengan visi misinya yang akan menjadikan sektor pertanian menjadi lebih maju.

“Saya akan beri dukungan dana hingga bisa dirasakan sampai masyarakat bawah
,” ujar Zainal.

Selanjutnya, terkait dengan pengembangan olahraga yang menjadi aktivitas anak muda (milenial) juga akan dikembangkan dengan menyediakan sarana prasarananya.

“Saya ingin menghidupkan olahraga, uang pembinaan itu patut diperbesar, agar Kaltara juga dikenal dari sisi olahraga, kita berikan porsi yang baik, agar pemuda pemudi Kaltara bisa memunculkan atlit-atlit yang bisa dikirim ke kancah nasional hingga internasional ,” ungkap dia. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here