RT 13 Nunukan Barat Dinobatkan Terbersih di Nunukan

0
609

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Lomba kebersihan lingkungan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara menobatkan Rukun Tetangga (RT) 13 Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan sebagai terbersih.

Hal ini terungkap pada penyerahan penghargaan dan uang pembinaan bagi RT yang masuk kategori bersih sesuai penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nunukan sebagai rangkaian peringatan HUT ke-20 daerah itu pada Sabtu, 12 Oktober 2019.

Ketua RT 13 Nunukan Barat, Arbayah Aiyub kepada media usai menerima piala, penghargaan dan uang pemibnaan di PARAS Perbatasan, Sabtu mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Nunukan yang telah menetapkan wilayahnya sebagai juara pertama lomba kebersihan 2019.

Ia mengaku kaget mendapatkan juara I karena persiapan yang diberikan hanya tiga pekan saja. Namun dia bersyukur karena setiap kegiatan yang dilaksanakannya menyambut penilaian partisipasi warganya cukup tinggi.

Bahkan, warganya turun tangan bergotong royong membenahi seluruh lingkungan tempat tinggalnya termasuk mengumpulkan sampah-sampah untuk diolah menjadi pupuk kompos. “Mungkin karena adanya kegiatan lainnya yang dibuat warga saya yang tidak dilakukan RT-RT lainnya menjadi penilaian tersendiri bagi tim penilai,” ujar Arbayah yang sudah tua itu.

Ia mengharapkan, lomba semacam ini terus dilaksanakan demi menjaga kebersihan lingkungan pada tingkat RT. Apalagi, target Pemkab Nunukan yang akan membebaskan daerah itu dari sampah pada 2025.

Ketua RT 13 Nunukan Barat ini sangat mendukung lomba kebersihan yang digelar Pemkab Nunukan. Dalam rangka menjadikan Kabupaten Nunukan yang bersih dan meraih penghargaan atau piala adipura.

Piala Lomba Kebersihan RT
Ketua RT 13 Nunukan Barat, Arbayyah Aiyub (kiri) memegang piala bergilir didampingi warganya bernama Amelia di PARAS Perbatasan Jalan Lingkar Kelurahan Selisun, Sabtu (12/10)

Namun semangatnya menerima hadiah dan penghargaan yang disediakan Pemkab Nunukan tampak tinggi. Didampingi salah seorangf warganya bernama Amelia, Arbayyah mengatakan, juara I yang diraihnya berkat kerja sama seluruh warganya membersihkan lingkungan tempat tinggalnya.

Amelia yang juga tenaga pengajar di SD 002 Nunukan ini menambahkan, beberapa kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan yang berhasil dilakukan warga di RT 13 Nunukan Barat. Meskipun persiapannya sangat mepet tetapi kebersamaan seluruh warga sangat tinggi.

“Kita di RT 13 semangat warga sanat tinggi menyongsong lomba kebersihan lingkungan. Walaupun persiapannya singkat sekali tapi berkat kerja sama dan kesadaran warga akhirnya kita ditetapkan jadi juara I,” ucap Amelia mendampingi Ketua RT 13 Nunukan Barat ini.

Keberhasilannya meraih RT terbersih saat ini diberikan “reward” berupa piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp5 juta oleh Pemkab Nunukan.

Catatan: Lomba kebersihan pada tingkat RT sangat tepat apabila menghendaki Kabupaten Nunukan bebas sampah pada 2025. Langkah semacam ini mendapat banyak dukungan dari warga di daerah itu karena memberikan kesadaran bagi warga minimal kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

Pemberian penghargaan berupa piala dan uang pembinaan bakal memacu warga lebih intens membersihkan lingkungannya. Sebab kerja kerasnya mendapatkan penghargaan yang setimpal seiring dengan harapan Pemkab Nunukan menobatkan diri untuk meraih piala adipura.

Upaya tersebut, tidaklah mustahil dapat diraih apabila kesadaran masyarakat pada tingkatan lebih kecil (rukun tetangga) memiliki kesadaran yang tinggi. Kebersihan itu sangat penting dalam rangka mengantisipasi terjangkitnya penyakit atau memamahbiaknya bakteri-bakteri di sekitar rumah warga. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here