PWI PEDULI Santuni Sekeluarga Positif COVID-19 di Tangerang

PWI Peduli
[9/6 12:53] Widya SACHY PWI: Keluarga di Pasar Kemis menerima bantuan dari Sekretaris PWI Peduli Elly Pujianti. [9/6 12:53] Widya SACHY PWI: Istri alm Suyono menerima santunan dari Sekretaris PWI Peduli Elly Pujianti pada Senin (8/6)

Jakarta (BERANDATIMUR.COM) – PWI PEDULI menyantuni satu keluarga yang dinyatakan positif COVID-19 di Tangerang Banten.

Meskipun transisi Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) masih diberlakukan namun tidak menyurutkan langkahnya untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Sekeluarga yang dinyatakan positif COVID-19 terdiri ibu, bapak dan lima anaknya ini beralamat di Desa Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Tangerang.

Selain itu, PWI Peduli juga memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada Yatimen, janda Suyono (alm) yang meninggal dunia karena COVID-19 setelah sempat dirawat di RSUD Tangerang. Yetimen juga divonis positif virus corona.

“Kami bersyukur dan berterimakasih kepada PWI Peduli yang memberikan perhatian,” kata Yatinem melalui siaran tertulis yanh diterima dari PWI PEDULI Pusat, Selasa, 9 Juni 2020.

PWI Peduli
Sekretaris PWI Peduli Pusat, Elly menyerahkan bantuan sembako kepada Yetimen, janda dari Suyono (alm) yang meninggal dunia karena COVID-19.

Sekretaris PWI Peduli Elly Pujianti yg menyampaikan santunan kepada sekeluarga yang positif COVID-19 ini menceritakan, berawal dari sang suami yang sering naik KRL menuju tempat kerjanya di Kawasan Pluit, Jakarta Utara.

Sepulang kerja, tiba-tiba menderita demam dan panas, mirip gejala sakit tifus. Kemudian berobat dan dirawat di RSUD Tangerang.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa rontgen karena rasa sesak napas sehingga menjalani ltes COVID-19. Alhasil, dokter menyatakan dirinya terjangkit virus corona.

Akibatnya, istri dan kelima anaknya dikarantina dengan status orang dalam pemantauan (ODP).

Beberapa hari kemudian, sang istri menjalani tes hingga divonis positif korona. Sementara kelima anaknya masih berstatus negatif.

Hanya saja, kelima anaknya tetap menjalani perawatan selama 43 hari.

“Alhamdulillah kami semua sekarang sudah negatif,” kata Elly menirukan ucapan suami dari keluarga yang menjalani karantina ini.

Ia akui, sampai sekarang belum bisa bekerja sehingga sangat mengharapkan bantuan untuk menyambung hidup sehari-hari.

“Kami berterimakasih atas bantuan dari PWI Peduli,” kata dia. (***)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here