Pilkada serentak 2020 di Kaltara
Dirbinmas Polda Kaltara, Kombes M Yamin Sumitra (kanan) bersama Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami (kiri). (Foto: Doc PROKAL.COM)

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menyerukan partai politik atau pendukung pasangan calon (paslon) agar tidak mengedepankan politik identitas pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Langkah pertama yang ditempuh Polda Kaltara adalah menjalin sinergitas dengan parpol dan penyelenggara pemilu baru-baru ini dalam rangka upaya menjaga Sinergitas Parpol bersama Polri menjelang Pilkada serentak tahun 2020.

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Kaltara, Kombespol M Yamin Sumitra di Tanjung Selor, mengajak parpol dan masyarakat senantiasa menjaga dan memelihara keamanan pada pilkada 2020 di daerah itu.

Ia mengaku, menjaga keamanan sangat penting yang sangat kompleks ini dalam segala sendi kehidupan agar tidak berdampak pada kamtibmas di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

“Jadi kita perlu bersama-sama untuk menjaga dan memelihara kamtibmas dan bela negara sesuai yg tercantum dalam UUD 1945 Pasal 30 tentang Sishankamrata dan Pasal 28,” ajak M Yamin melalui siaran tertulisnya pada Minggu, 22 Desember 2019.

Ada beberapa cara dan pedoman yang patut dijalankan yakni memelihara sikap persaudaraan walaupun kita bersuku-suku bangsa. “Jangan dipermasalahkan tentang SARA bila kita sadar dan berpengetahuan luas dalam Pilkada 2020,” ujar Dirbinmas Polda Kaltara ini.

Kedua, berpegang teguh pada empat  konsensus dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI ) dan konstitusi .

Ketiga, menjaga marwah dan nama baik parpol. Keempat, belajar dari pengalaman pemilu 2019 dimana banyak tindakan yang tidak menyenangkan sebagai bangsa yg bermartabat.

Berupa penyebaran hoax, hate speech , provokasi, fitnah dan propaganda, black campaign, negatif campaign yg membuat bangsa ini terpecah.

Namun saat ini situasi tersebut dapat diantisipasi dengan bergabungnya Prabowo Subianto dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin untuk bersama-sama membangun bangsa.

“Bapak Probowo yg sangat negarawan bergabung untuk membangun bangsa ini menjadi maju bersama Bapak Jokowi , kita semua harus mendukung siapapun yg jadi sesuai konstitusi,” sebut M Yamin.

Kelima, M Yamin meminta masyarakat Kaltara tetap mendahulukan jiwa persatuan , kesatuan NKRI dan  menjaga persaudaraan demi bangsa dan tanah air.

“Jangan sampai terpecah dengan kejadian dan  kegiatan politik apapun serta setrategi apapun,” beber dia.

Pilkada 2020 merupakan pesta demokrasi untuk memilih pasangan kepala daerah yg terbaik menurut penilaian masing masing individu.

Ia sadari, setiap individu memiliki pengetahuan dan penilaian yg berbeda tentang pilihan politik dan demokrasi.

M Yamin juga mengingatkan, bahwa pesta demokrasi melalui pilkada merupakan pertunjukan atau adu visi dan misi dari bakal calon kepala daerah masing-masing.

“Jadi kita harus berpedoman itu dan jangan melakukan seperti pengalaman yg tidak mengenakkan pada Pemilu 2019,” ucap dia.

Polda Kaltara pun tak lupa mengajak masyarakat selalu menjaga kerukunan , kesejukan, kedamaian dan keamanan pada Pilkada 2020 mendatang.

“Pesta demokrasi itu harus kita hadapi dengan senang dan bahagia , jangan mau dibuat kita galau dan jangan mau dibuat tidak senang dan bahagia,” harap M Yamin. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here