Penutupan Diklat Penguatan Kepsek
Suasana penutupan diklat penguatan Kepsek se Polman di LPMP Majene Sulbar, Senin (9/9)

Polewali Mandar (BERANDATIMUR.COM) – Pendidikan dan Pelatihan penguatan Kepala Sekolah TK, SD dan SMP se Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat resmi ditutup, Kepsek diminta lebih visioner.

Diklat yang berlangsung selama sepekan di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Kabupaten Majene telah ditutup oleh Kepala Bidang Pengembangan Mutu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polman Abdul Haris Syahril pada Senin, 9 September 2019.

Dalam sambutannya, Haris menyampaikan sekolah sebagai satuan pendidikan memiliki fungsi utama untuk mencetak insan generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif, mampu dan terampil berkomunikasi, dan berkolaborasi serta memiliki kepercayaan diri.

Ia melanjutkan, dalam rangka mewujudkan hal tersebut, sekolah sebagai pusat pembelajaran memerlukan kepala sekolah yang visioner yang memiliki kompetensi manajerial yang kuat. Sebab, kepala sekolah merupakan kunci utama yang diharapkan membentuk guru dan peserta didik di sekolah.

“Harapan kita semoga dengan penguatan ini, kepala sekolah sebagai pemimpin harus mampu melihat peluang dan potensi yang ada dengan mengidentifikasi masalah di sekolahnya sebagai dasar pengembangan sekolah,” ungkap dia.

Kabid Pengembangan Mutu Disdikbud Polman ini mengatakan,  kepala sekolah selaku supervisor harus mampu berperan sebagai pemimpin instruksional dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran abad 21 sesuai dengan konsep pendekatan higner order thinking skills.

Pada kesempatan itu juga dia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh panitia, master trainer dan berbagai pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi dalam pelaksanaan penguatan kepala sekolah.

“Sebagai kata motivasi dari saya untuk peserta penguatan ini, bahwa kepala sekolah adalah pelukis masa depan bangsa, kalau lukisannya indah, bagus dan penuh makna maka masa depan bangsa akan bagus dan bermakna,” ujar dia.

Ketua panitia pelaksana Suwondo dari PPPPTK-BMTI Cimahi Provinsi Jawa Barat dalam laporannya menyampaikan hasil evaluasi penyelenggaraan diklat yang diikuti 80 kepsek ini semuanya dinyatakan lulus dengan predikat  memuaskan.

“Penilaian dilakukan secara komprehensif untuk menjamin kegiatan terlaksana dengan baik, transparan, terukur dan berkualitas. Penilaian yang dilakukan dari awal sampai akhir proses diklat ini,” tegas Suwondo. (*)

Reporter: Almadar Fattah
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here