Pengungkapan Sabu-Sabu di Petamburan
Foto; Doc PojokSatu.id

Jakarta (BERANDATIMUR.COM) – Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya dan Satgas Merah Putih Bareskrim Polri mengungkap kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 210 kilogram dengan menangkap bandarnya di Hotel WIR Kawasan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat pada Selasa malam, 22 Desember 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, pengungkapan ini dengan mengamankan bandarnya bermula dari hasil pendalaman penggerebekan 201 kg sabu ternyata hasilnya akan dialihkan untuk membiayai teroris jaringan Timur Tengah.

“Ini jaringan pengembangan. Ini pembiayaan untuk jaringan teroris yang di Timur Tengah,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan dikutip berandatimur.com dari PojokSatu.id, Rabu, 23 Desember 2020.

Yusri mengungkapkan, narkoba jaringan Timur Tengah itu mempunyai kode 555. Kode tersebut mempunyai korelasi dengan penangkapan di Serpong, Serang, dan Sukabumi.

“Ini ada korelasinya dengan kode ini dengan pengungkapaan di Serpong, Serang, dan Sukabumi sejak Januari lalu,” ujar dia.

Sehubungan dengan kasus ini, kepolisian sedang mengembangkan jaringan teroris Timur Tengah dengan jaringan teroris di Indonesia.

“Kalau untuk jaringan terorisme di Indonesia masih kita dalami termasuk kaitannya dengan anggota ormas tertentu,” sebut Yunus.

Dari barang bukti yang disita sebanyak 201 kilogram sabu itu dibungkus dalam 196 paket dengan taksiran bernilai Rp156 miliar dan 10 tersangka.

– Petamburan Jadi Trending Topic di Twitter

Bertepatan hari pelantikan 6 Menteri baru di Kabinet Indonesia Maju, Polda Metro Jaya berhasil menangkap jaringan pengedar narkoba di wilayah Petamburan.

Hebohnya penangkapan tersebut bahkan membuat kata kunci ‘Petamburan’ menjadi trending topik di Twitter.

“Barang itu ada kode yang sama yaitu 55, memang jaringan narkoba Timur Tengah,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya dikutip berandatimur.com dari PikiranRakyat-Tasikmalaya.com.

Pada penangkapan itu, polisi membekuk 10 pelaku. Dari pelaku yang ditangkap memberikan informasi bahwa ada narkoba jenis sabu-sabu yang dibawa oleh seorang pelaku lain.

Selanjutnya, polisi melakukan pelacakan pelaku yang dimaksudkan dimana rencananya barang  bukti akan dibawa ke sebuah hotel di Petamburan.

“Kemudian pada sekitar pukul 22.00 WIB kita berhasil mengamankan barang haram ini dan juga satu orang tersangka yang ada di sini total ada 11 tersangka,” terang Yusri.

“Jika lihat kodenya kita masih ingat tanggal 31 Januari lalu kita berhasil mengamankan di daerah Serpong berhasil menembak mati pelakunya saat itu di daerah Serpong saat keluar di tol dari arah Banten,” beber Yusri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku terancam Pasal 114 KUHP dan UU No 35 tahun 2010 tentang penyalahgunaan narkoba. (***)

Editor: M Rusman

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here