Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Narkotika jenis sabu-sabu seberat sembilan kilo gram kembali masuk Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara yang diselundupkan dari negeri jiran Malaysia.

Tiga warga Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat diciduk, dua orang diantaranya bekerja di Tawau Negeri Sabah Malaysia.

Barang bukti sabu-sabu ini diamankan aparat kepolisian Satresnarkoba Polres Nunukan bekerja sama dengan Polsek Sebatik Timur pada Selasa Pagi, 26 Nopember 2019 sekira pukul 11.00 wita.

Informasi ini diperoleh dari Kepala Bidang Humas Polda Kaltara, AKBP Berliando melalui siaran tertulisnya, Rabu malam, 27 Nopember 2019.

Berliando menjelakan, pengungkapan tindak pidana narkotika ini dengan mengamankan tiga orang pelaku semuanya warga Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat dengan barang bukti sembilan bungkus berisi kristal warna putih.

Kristal yang diduga kuat narkotika golongan 1 ini disembunyikan dalam ember cat warna. Masing-masing sebuah ember cat ukuran besar berisi enam bungkus besar dan sebuah ember ukuran kecil berisi tiga bungkus ukuran yang sama.

Penemuan barang bukti ini setelah dilakukan penggeledahan badan pada tersangka setelah sebelumnya mendapatkan informasi adanya dua orang pria yang dicurigai membawa barang haram ini.

Selain barang bukti berupa sabu-sabu aparat kepolisian juga menyita uang tunai sebesar Rp278.000 dan 500 ringgit Malaysia. Sebuah telepon seluler merek samsung warna hitam silver, tiga buah ember cat warna putih, dua buah buku paspor dan satu buah dompet merek levis warna coklat.

Berliando mengungkapkan, sabu-sabu sebanyak sembilan kilo gram ini rencananya akan dibawa ke Parepare Sulawesi Selatan melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Setelah dilakukan penggeledaham dan menemukan barang bukti sabu-sabu langsung diinterogasi dan mengamankan tiga pelaku
yakni Am bin Israil (27) beralamat Desa Tenggelang Kabupaten Polman Provinsi Sulbar.

Lalu pria berinisial “Kas” asal Mapili Kabupaten Polman berusia 22 tahun seorang TKI bekerja di Batu 9 Tawau Malaysia dan SK (44) juga seorang TKI beralamat di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polman.

Masih informasi dari Polda Kaltara, pelaku ini dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 ayat (2) Sub pasal 112 ayat (2). (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here