Pembicara Webinar Majalah TEMPO, Bupati Nunukan Disejajarkan Tokoh Perempuan Nasional

Webinar Majalah TEMPO, Bupati Nunukan Jadi Pembicara
Foto: Tangkapan Layar

Nunukan (BERANDATIMUR) – Menjadi salah satu pembicara pada webinar yang digelar Majalah TEMPO, kiprah dan eksistensi Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mulai diperhitungkan sejajar dengan politikus nasional.

Laura selaku salah satu kepala daerah perempuan yang masih berusia muda dengan sederet prestasi mulai dilirik di kancah nasional. Pada acara ini, sejumlah pembicara dari kaum perempuan termasuk Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriyani, dan Bupati Brebes Idza Priyanti serta sejumlah tokoh perempuan lainnya.

Yaitu Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya, Program Officer ILO-Indonesia Lusiani Julia, Founder dan CEO LSPR Prita Kemal Gani dipandu oleh moderator wartawan dan editor senior TEMPO, Martha Warta Silaban.

Pada webinar tersebut para narasumber saling berbagi pengalamannya dalam meniti karier hingga mencapai level top manajemen di bidangnya masing-masing.

Laura menyampaikan bahwa keberhasilannya menduduki posisi bupati karena sudah tidak ada gap lagi antara laki-laki dan perempuan di bidang politik saat ini.

“Undang-undang telah memberi peluang, ruang dan kesempatan yang sama kepada laki-laki dan perempuan untuk meniti karier di bidang politik, asalkan punya kemampuan, memenuhi syarat, dan diinginkan oleh masyarakat maka tidak ada yang tidak mungkin,” kata Laura.

Untuk webinar lain yang diselenggarakan Universitas Terbuka (UT) dengan tema “Equal Opportunity, atau Akses Terhadap Kesetaraan Kesempatan”, yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT), Laura tampil bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriyani, dan Bupati Brebes Idza Priyanti.

Webinar ini diikuti oleh sekira 3.000 peserta, sebagian besar mahasiswa UT di dalam negeri dan luar negeri.

Pada kesempatan itu, Laura menyampaikan bahwa kesuksesan seorang perempuan tidak harus diukur dari seberapa banyak materi yang dimiliki, atau seberapa tinggi posisi atau jabatan yang berhasil diraihnya, namun sukses perempuan diukur dari seberapa banyak perempuan itu memberi manfaat bagi keluarganya dan orang-orang di lingkungannya.

Menurutnya, saat ini hampir tidak ada lagi bidang atau peluang yang tertutup bagi seorang perempuan untuk berkiprah dan berprestasi. Mengutip kata-kata bijak Michele Obama, Laura mengatakan : “Sebagai wanita, anda tidak memiliki batasan apapun untuk meraih sukses”. (HUMAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here