Pelni Nunukan Tetap layani Penumpang “Mudik” Selama Ramadhan

Nunukan (BERANDATIMUR) – Meskipun Pemerintah Indonesia melarang mudik untuk lebaran Idul Fitri 1442 H bagi seluruh masyarakat per 6-17 Mei 2021.

Bahkan perjalanan keluar daerah mulai diperketat mulai sekarang guna mengantisipasi pemudik yang curi star dengan pulang kampung lebih awal atau sebelum interval waktu yang dilarang tersebut.

Sehubungan dengan pelarangan ini, PT Pelni Cabang Nunukan, Kaltara tetap melayani penumpang yang akan pulang kampung selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah-2021 Masehi.

Demikian diutarakan Kepala PT Pelni Cabang Nunukan Ilhamda pada Senin, 12 April 2021 sekaitan dengan pelayanan armada yang dimiliki yang melakukan pelayaran yang berangkat dari Pelabuhan Tunon Taka.

Ia mengatakan pelayanan bagi penumpang dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan tetap dilakukan selama bulan puasa ini.

Namun tetap menjalankan arahan dari PT Pelni Pusat apabila ada instruksi penghentian pelayanan atau pelayaran sebagai upaya mencegah arus mudik lebaran Idul Fitri 1442 H ini.

“Sepanjang belum ada perintah dari PT Pelni di Jakarta kami tetap melayani selama bulan puasa ini,” ujar Ilhamda di ruang kerjanya.

Ilhamda yang pernah menjabat Kepala PT Pelni Cabang Sumba, NTT ini mengaku belum ada larangan pelayaran bagi armadanya saat ini.

Oleh karena itu, pelayanan tetap dibuka dengan tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar, Buton dan Lewoleba, Kupang NTT.

Kedua armada PT Pelni yang melayani penumpang di Pelabuhan Tunon Taka adalah KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang.

Ia juga beralasan, penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan menggunakan jasa armada PT Pelni belum bisa dikategorikan pemudik.

Sebab, lanjut Ilhamda, penumpang yang menggunakan armada PT Pelni akhir-akhir ini adalah WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia yang pulang kampung di Sulsel, Sulbar, Sultra dan NTT.

“Penumpang yang naik kapal PT Pelni sekarang ini belum masuk kategori pemudik. Sebagian besar adalah pekerja dari Sabah yang mau pulang ke kampungnya,” ungkap Ilhamda.

Jumlah penumpang yang menggunakan armada PT Pelni akhir-akhir ini mencapai 500-800 orang. Syarat untuk mendapatkan tiket kapal dengan memperlihatkan hasil pemeriksaan rapid antigen. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here