– BI Sulsel Sediakan Uang Rp3,409 TriliunĀ 

Makassar (BERANDATIMUR.COM) – Perayaan Hari Natal dan Akhir Tahun 2019 sebentar lagi berlangsung. Menjelang perayaan kedua hari besar ini, Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan menyediakan uang hingga triliunan rupiah untuk kebutuhan masyarakat.

Jumlah uang yang disediakan oleh BI kali ini sebesar Rp3,409 triliun atau meningkat 33,12 persen dibandingkan 2018 yang hanya Rp2,280 triliun.

Kepala Grup Sistim Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi BI Sulsel, Iwan Setiawan melalui pesan tertulisnya di Makassar menuturkan, uang yang disediakan menyambut perayaan kedua hari besar ini dikerja samakan dengan 34 perbankan dan menyediakan 96 titik lokasi penukaran di seluruh wilayah di Sulsel.

Hal ini dilakukan oleh BI Sulsel karena diprediksi adanya peningkatan kebutuhan uang kuartal (uang kertas dan logam) oleh masyarakat sesuai pola musiman.

“Ada peningkatan sekira 33,12 persen uang yang disediakan oleh BI Sulsel menjelang Natal dan Akhir Tahun 2019 ini dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2019 ini sebanyak Rp3,4 triliun sedangkan 2018 lalu sebesar Rp2,280 triliun,” beber Iwan pada Senin, 23 Desember 2019.

Adapun pecahan uang yang disiapkan dari Rp3,409 triliun tersebut masing-masing Rp3,26 triliun uang pecahan besar (UPB) dan Rp0,14 triliun untuk uang pecahan kecil (UPK).

Iwan menambahkan, BI Sulsel sengaja menyediakan uang sebesar itu sebagai antisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat di daerah itu terhadap uang tunai dan kegiatan transaksi sistim pembayaran menjelang Hari Natal dan Akhir Tahun.

Tentunya mempersiapkan layanan kas baik melalui jaringan Kantor BI maupun jaringan perbankan dan infrastruktur sistim pembayaran non tunai yang lancar dan terjaga.

Ia menyatakan, layanan ini disediakan oleh BI Sulsel sebagai bentuk sinergitas dengan perbankan untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat menjelang periode Natal dan Akhir Tahun 2019.

Kali ini menentukan tema “Rupiah, Sahabat Untuk Semua” dilakukan dengan ekstensifikasi layanan penukaran melalui kas keliling dan titik penukaran di pusat kegiatan maupun kantor cabang perbankan.

Iwan menambahkan lagi bahwa untuk memastikan kegiatan transaksi non tunai maka BI Sulsel juga terus mengoptimalkan sistim sistim pembayaran non tunai yang diselenggarakan oleh BI melalui Sistim BI Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistim Kliring Nasional BI (SKNBI).

Sehubungan disediakannya titik penukaran menjelang perayaan Hari Natal dan Akhir Tahun 2019 ini, BI Sulsel mendorong masyarakat menukarkan uangnya di lokasi resmi guna mencegah resiko peredaran uang palsu dan menjaga kualitas uang rupiah. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here