Melawan Pakai Parang, MT Terduga Teroris di Makassar Ditembak Mati

Makassar (BERANDATIMUR) – Seorang eks nara pidana teroris dan diduga terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulsel terpaksa ditembak mati karena melawan petugas pakai parang saat hendak diamankan oleh Densus 88.

Terduga teriros MT (49) pernah dipenjara selama tiga tahun karena melemparkan bom pada acara yang dihadiri Gubernur Sulsel kala itu Syahrul Yasin Limpo pada 2016.

“Pelaku bawa parang sehingga, petugas terancam,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis, 15 April 2021 dikutip dari INews.

Penembakan terhadap MT saat akan ditangkap di rumahnya di Jalan Paccerakkang Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya pada Kamis, 15 April 2021.

MT diduga punya keterkaitan dengan bomber Gereja Katedral Makassar yang beraksi 28 Maret 2021.

Jenazah MT dibawa ke RS Bhayangkara Makassar. Sedangkan sejumlah rekannya yang ada di lokasi kejadian turut diamankan untuk dimintai keterangan, terang Zulpan.

Rekan korban diamankan termasuk istri dan anaknya bukan karena terkait terorisme tetapi hanya dimintai keterangan.

Kombes Pol E. Zulpan menjelaskan, MT diketahui terlibat dalam jaringan Villa Mutiara Bulurokeng Makassar yang berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

”Berdasarkan catatan aparat kepolisian yakni Polda Sulawesi Selatan terduga teroris MT tersebut diketahui adalah mantan napi teroris,” papar dia. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here