Manfaatkan Momen Ramadan, Disdukcapil Nunukan Buka Layanan di Kecamatan

Disdukcapil Nunukan buka layanan jemput bola di kecamatan
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid didampingi Kadisdukcapil Ahmad pada pelayanan jemput bola di Kecamatan Sebuku, Jumat (23/4)

Nunukan (BERANDATIMUR) РMomen bulan puasa 1442 Hijriyah saat safari Ramadan, dimanfaatkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten  Nunukan bekerja sama Pengadilan Agama dan Kementerian Agama setempat melakukan pelayanan terpadu di Kecamatan Tulin Onsoi dan Sebuku pada Jumat, 23 April 2021.

Pelayanan ini berlangsung selama tujuh hari dengan tujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan dokumen kependudukan seperti kartu keluarga (KK), KTP dan akte kelahiran.

Kepala Disdukcapil Nunukan, Ahmad menyampaikan bahwa pelayanan terpadu ini yang terbaru untuk memudahkan dan mendekatkan kepada masyarakat terutama yang berdomisili di wilayah III ini.

Ia meneranagkan identitas kependudukan yang hilang atau rusak, masyarakat tidak perlu mempersiapkan berkas baru karena data dirinya sudah ada dalam sistim kependudukan. Artinya, setelah disinkronkan dalam sistim dengan data lama maka dapat langsung dicetak baik KTP maupun KK atau akte kelahirannya.

“Jika dokumen yang telah kami cetak hilang maupun rusak, masyarakat tidak perlu lagi mengumpulkan berkas. Karena, data mereka sudah ada disistem. Kita Disdukcapil akan mencetaknya kembali dan bisa juga dicetak sendiri,” ungkap Ahmad kepada Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid sambil menunjukkan dokumen akta kelahiran yang telah dicetak.

Bupati nunukan yang melakukan peninjauan lokasi pelayanan memberikan support semangat kepada tim Disdukcapil atas kerja keras selama beberapa hari.

“Semangat tim Disdukcapil yang telah bekerja keras dalam pelayanan terpadu ini. Pahalanya akan berlipat ganda apalagi bulan suci Ramadhan ya,” seru Laura.

Kemudian buku nikah oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dan surat pengesahan dari pengadilan agama juga akan diberikan kepada pasangan suami istri yang telah menjalani isbat nikah.

“Sebanyak 38 pasangan suami istri yang akan mendapatkan identitas kependudukan secara gratis. Namun, hanya 35 pasutri yang memenuhi persyaratan”, pungkas Ketua Pengadilan Agama Muhammad Ridho pada kesempatan yang sama. (HM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here