Warga Mengungsi Takur Gunung Ile Lewotolok Erupsi Lagi
Foto: Doc

Lembata (BERANDATIMUR.COM) – Pasca erupsi pada akhir Nopember 2020 lalu, Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT masih sering mengeluarkan gemuruh dan dentuman yang menyebabkan warga beberapa desa di sekitarnya terus dihantui ketakutan.

Akibatnya warga memutuskan kembali mengungsi lagi ke perkebunan Parek Walang sebagai lokasi yang dianggap lebih aman jika sewaktu-waktu terjadi erupsi sambil bercocok tanam.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi I DPRD Lembata dari Fraksi Partai Demokrat Paulus Toon Tukan bergerak cepat dengan menyambangi pondok warga di Parek Walang, pada  Minggu, 10 Januari 2021.

Ditemui di lokasi pengungsian warga, Paulus Toon Tukan mengatakan ingin memastikan kondisi dan suasana pondok-pondok warga terutama terkait dengan ketersediaan kebutuhan pokok sehari-harinya.

“Sebagai wakil rakyat kewajiban saya untuk memastikan kenyamanan korban erupsi Ile Lewotolok, ketersedian kebutuhan pokok mereka agar bisa tercukupi,” ujarnya.

Tukan mengatakan kondisi warga korban erupsi butuh respon cepat dari pemerintah daerah sebagai wujud percepatan pemulihan pasca bencana pada 29 September 2020 lalu yang dipulangkan pada awal Januari 2021.

Warga Desa Lamawara bernama Regina menuturkan kondisi psikologi mereka sangat terganggu ketika mendengar gemuruh. Apalagi anak-anak serta lansia selalu merasa resah yang membuatnya tidak tenang berada di kampung.

“Ini juga kami sangat kesulitan karna paska dipulangkan dan kami kembali mengungsi lagi di kebun. Kami belum di kunjungi Pemda sama sekali, sehingga kami berharap bapak dewan mohon aspirasi kami dilanjutkan kepada pemerintah,” harap Regina.

Kebutuhan yang mendesak bagi warga pengungsi adalah air bersih, dan sembako. Menurut dia, ketersediaan air bersih masih dibeli sampai saat ini dengan harga Rp2.000-Rp5.000 per jerigen ukuran besar.

Kondisi ini membuat para pengungsi sangat kesusahan apa lagi belum mendapatkan bantuan semenjak bencana erupsi Gunung Ile Lewotolok terjadi.

Setelah mendengar harapan dan keluh kesah warga, Paulus Toon Tukan menyerahkan bantuan berupa bingkisan sembako dan siri pinang. (*)

Penulis: Fan Lalewang
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here