Penahanan Tersangka Dugaan KOrupsi Dana Desa
Petugas Kejari Larantuka menitipkan tersangka dugaan korupsi DD di Rutan Kelas II Larantuka, Rabu (13/1)

Larantuka (BERANDATIMUR.COM) – Kejaksaan Negeri  Larantuka Kabupaten Flores Timur menahan mantan bendahara Desa Nubalema II Kecamatan Adonara Tengah terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) 2017.

Bendahara Desa Nubalema II Berinisial BST ini ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik kejaksaan setempat atas dugaa penyelewenangan DD sekira Rp261.905.500 untuk pembangunan rabat jalan, pembangunan talud dan perpipaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Larantuka Mourest A Kolobani pada Selasa, 12 Januari 2021  mengungkapkan penetapan sebagai tersangka karena alat bukti yang cukup sehingga ditahan selama 20 hari ke depan.

“Kami tim penyidik melakukan pemeriksaan hari ini, kami sepakat melakukan penahanan 20 hati kedepannya dlm proses penyelidikan lebih lanjut,” ucap dia.

Mourest menjelaskan, modus dugaan penyelewengan DD yang dilakukan tersangka BST di antaranya dengan memanipulasi jenis pekerjaan fisik yang dilaporkan selesai padahal kenyataannya tidak beres.

“Sudah jelas, hasil pemeriksaan ada beberapa dugaan tindakan korupsi, diantaranya pekerjaannya tidak selesai tapi dianggap selesai.  Malah lebih parah pekerjaannya tidak ada, dilaporkan ada,” katanya.

Untuk sementara tersangka di tahan di rutan kelas ll B Larantuka. (*)

Penulis: Fan Lalewang
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here