Kasus COVID-19 Masih Meningkat, Anak TKI di Sabah Belajar di Rumah

Kasus COVID-19 Meningkat di Sabah, Anak TKI Belajar di Rumah
Seorang anak TKI di Kinabatangan, Sandakan sedang belajar secara online akibat pandemi COVID-19

Sabah (BERANDATIMUR) – Pandemi COVID-19 masih menghantui Malaysia menyebabkan anak-anak tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI) terpaksa memilih belajar di rumah untuk mengejar materi pelajarannya.

Kasmawati, pengelola sekolah anak PMI di perusahaan kelapa sawit United Malacca Keningau, Sabah melalui sambungan telepon, Senin menuturkan belum berani membuka belajar dengan tatap muka karena kasus COVID-19 di wilayah itu masih meningkat.

“Belum berani ngadain belajar tatap muka karena kasus COVID-19 masih meningkat,” ujar dia. Di perusahaan kelapa sawit United Malacca ini terdapat dua sekolah yang membina anak-anak PMI dengan jumlah murid mencapai ratusan orang.

Pandemi COVID-19, anak TKI Belajar di Rumah
Salah seorang anak TKI sedang belajar online karena kasus COVID-19 masih meningkat di Sabah

Bahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2021 bisanya diadakan upacara, namun kali ini tidak dapat dilakukan akibat adanya pembatasan pergerakan yang ditetapkan Pemerintah Malaysia.

Hal yang sama diungkapkan Abedon Juma, pengelola sekolah anak PMI di Kinabatangan, Sandakan, Sabah. Di sekolahnya pun kata dia, belum bisa melakukan pembelajaran tatap muka karena wilayah ini masih berstatus zona merah COVID-19.

Untuk mengejar materi pelajaran bagi anak-anak didiknya, kegiatan pembelajaran terpaksa hanya bisa dilakukan di rumah atau secara online dengan mengunjungi anak-anak di rumah atau camp orangtuanya. (***)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here