Bantuan COVID_19
Dok BERANDATIMUR.COM

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Penerima program keluarga harapan (PKH) patut bersyukur dan bergembira karena mendapatkan tambahan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial berupa beras 15 kilo gram dan uang tunai sebesar Rp500.000.

Bantuan ini kucurkan oleh Pemerintah Pusat sebagai dampak pandemi COVID-19 yang belum kunjung berakhir di Indonesia bahkan di seluruh dunia dengan menelan korban jutaan jiwa.

Beras sebanyak 15 kilo gram serta uang tunai Rp500.000 per KK ini akan diberikan selama tiga bulan ke depan. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nunukan, Jabbar di Nunukan, Rabu 27 Agustus 2020.

Semakin banyaknya jenis bantuan bagi masyarakat terdampak COVID-19 baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemda Nunukan maka pendataan sangat hati-hati agar tidak ganda atau ada yang mendapatkan dua kali.

Pemkab Nunukan sendiri tidak menginginkan adanya penerima ganda sehingga pengecekan demi pengecekan terus dilakukan. Selain itu, ada bantuan Pemerintah Pusat berupa BST, BPNT dan sekarang bantuan beras dan uang tunai sebesar Rp500.000 per KK khusus bagi penerima PKH.

Penerima PKH di Kabupaten Nunukan, saat ini bertambah 2.799 keluarga penerima manfaat (KPM) sehingga totalnya menjadi 11.092 KPM dari sebelumnya hanya 8.230 KPM. Penambahan penerima PKH ini terjadi setelah dilakukan perluasan pendataan oleh Kementerian Sosial selama pandemi COVID-19 ini.

Baca juga

Jabbar menyatakan, telah menerima informasi soal bantuan 15 kilo gram beras ini sehingga akan berkoordinasi dengan Bulog Tarakan terkait hal ini.

“Sudah ada pemberitahuan soal bantuan beras 15 kilo gram itu. Sisa mau koordinasi dengan Bulog untuk penyalurannya nanti,” ujar Kadinsos Nunukan ini yang pernah menjabat Kadisdag Nunukan.

Ia menyebutkan, jumlah beras yang bakal disalurkan di Kabupaten Nunukan menghampiri dua ratus ton dari 11.029 penerima. Jika dikalikan dengan jumlah penerima PKH tersebut, maka beras yang akan dibagikan di Kabupaten Nunukan nantinya sebanyak 166.380 kilo gram atau 166,380 ton setiap bulan.

Kemudian, penerima PKH ini juga akan mendapatkan tambahan uang tunai sebesar Rp500.000 per bulan selama tiba bulan sehingga total yang diterima sebesar Rp700.000 per KK.

“Sebelumnya kan penerima PKH ini selain menerima sembako berupa beras juga ada bantuan uang Rp200.000 per KPM. Sekarang ini ada lagi tambahan 15 kilo gram ditambah uang tunai Rp500.000 per KPM,” ungkap Jabbar.

Menyinggung soal pendistribusian bantuan beras bagi penerima PKH nanti, dia upayakan melalui kelurahan dan desa masing-masing. Ini berkaitan dengan langkah mempercepat penyalurannya kepada masyarakat yang sasaran dengan lebih cepat. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here