Hasil Rekapitulasi DPS Pilgub Kaltara 2020
Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami (kanan) menyerahkan data DPS Pilgub Kaltara 2020 kepada Komisioner Bawaslu Kaltara (tengah) pada Selasa (15/9)

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Berdasarkan hasil rekapitulasi daftar pemilih sementara (DPS) pemilihan kepala daerah Gubernur-Wakil Gubernur Kalimantan Utara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara berjumlah 420.251 jiwa terdiri dari pemilih pria sebanyak 217.857 orang dan 202.394 perempuan.

Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan dengan daftar potensi pemilih pemilu (DP4) yang diberikan Kementerian Dalam Negeri sebelum dilakukan pemutakhiran data pemilih oleh petugas pemutakhiran data pemilihan (PPDP).

Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami kepada media ini, Selasa, 15 September 2020 menyatakan, jumlah DPS ini berdasarkan hasil pleno rekapitulasi KPU pada lima kabupaten/kota. Dari total DPS ini tersebar pada lima kabupaten/kota dengan 55 kecamatan, 482 desa/kelurahan dan 1.567 tempat pemungutan suara (TPS).

“Jadi DPS pilgub Kaltara 2020 ini telah diplenokan oleh KPU Kaltara yang mana merupakan hasil pleno rekapitulasi dari rekan-rekan KPU kabupaten/kota. Data pemilih ini sifatnya masih sementara atau belum final,” ujar dia. Sebab, DPS ini akan diumumkan kepada masyarakat untuk mendapatkan tanggapan atau perbaikan.

“DPS ini diharapkan terus update untuk mendapatkan data pemilih yang akurat supaya berintegritas untuk pilkada serentak pilgub Kaltara 2020,” ungkap Ketua KPU Kaltara ini.

Sebenarnya, data kependudukan yang diterima dari DP4 Kemendagri sebelum dilakukan pencoklitan jumlah pemilih di Provinsi Kaltara ini sebanyak 450.084 orang. Data ini berdasarkan A1-KWP yang diterima kita terima dari Kemdagri,” beber Suryanata. Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi dari proses pencoklitan pada lima kabupaten/kota menjadi berkurang.

Pengurangan jumlah penduduk dari DP4 Kemdagri karena memang PPDP di kabupaten/kota menemukan sejumlah nama dan bersangkutan tidak ditemukan sesuai dengan alamat yang tertera data kependudukan. Suryanata menyatakan, nama ini telah didatangi berulang-ulang oleh PPDP sambil berkoordinasi dengan ketua RT setempat ternyata tidak ada juga maka langsung dicoret.

Kemudian jumlah DPS jenis kelamin pria sebanyak 217.857 jiwa dan 202.394 jiwa perempuan masing-masing di Kabupaten Bulungan sebanyak 49.839 pria dan 45.225 perempuan pada 10 kecamatan, 81 desa/kelurahan dan 330 TPS.

Kabupaten Malinau sebanyak 26.305 pria dan 45.225 perempuan pada 15 kecamatan, 109 desa/kelurahan dan 212 TPS. Kabupaten Nunukan berjumlah 60.080 pria dan 54.584 perempuan pada 537 TPS yang tersebar pada 21 kecamatan serta 240 desa dan kelurahan.

Kemudian, di Kabupaten Tana Tidung berjumlah 8.569 pria, 7.690 perempuan untuk 61 TPS yang tersebar pada lima kecamatan dan 32 desa/kelurahan. Ditambah lagi Kota Tarakan sebanyak 73.064 pria dan 70.541 perempuan yang berada pada empat kecamatan, 20 kelurahan dan total 427 TPS.

Suryanata menambahkan, pengurangan yang cukup signifikan terjadi di Kabupaten Nunukan dimana ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Negeri Sabah, Malaysia masih masuk dalam DP4 dan DPT pemilu presiden dan legislatif 2019. Penurunan data pemilih ini otomatis jumlah TPS juga berkurang.

Sesuai ketentuan pelaksanaan pilkada serentak 2020 ini, jumlah pemilih dalam setiap TPS maksimal 500 orang. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here