Ratusan Pasien COVID-19 Nunukan Sembuh
Diagram data pasien COVID-19 Nunukan per 11 Januari 2021

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Jumlah pasien positif COVID-19 di Kabupaten Nunukan, Kaltara yang sembuh per 11 Januari 2021 sebanyak 349 orang setelah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di RSUD Nunukan.

Ke-349 pasien sembuh tersebut masing-masing 335 orang karyawan PT MIP sehingga tidak ada lagi yang diisolasi di perusahaan tambang ini, lima orang dari Kecamatan Nunukan dan tujuh orang dari Nunukan Selatan dan sisanya di Pulau Sebatik serta satu pasien meninggal dunia pada 11 Januari 2021.

Informasi yang diperoleh dari Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nunukan Hasan Basri pada Senin sore, 11 Januari 2021 menyatakan pasien yang sembuh kali ini cukup besar yakni 349 orang terdiri dari 335 karyawan PT MIP dan sisanya di Kecamatan Nunukan, Nunukan Selatan dan Pulau Sebatik.

Pasien sembuh ini memang menjalani isolasi mandiri dan perawatan di RSUD Nunukan sehingga total pasien positif COVID-19 yang sembuh sepanjang satu pekan terakhir sebanyak 372 orang. Per 11 Januari 2021 sebanyak 349 orang, 5 pasien pada 10 Januari 2021, 8 pasien pada 8 Januari 2021, 5 pasien pada 7 Januari 2021 dan 5 pasien lagi pada 6 Januari 2021.

Surat Edaran Bupati Nunukan Soal Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Foto: HUmas Pemkab Nunukan

Surat Edaran Bupati Nunukan Soal Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Foto: Humas Pemkab Nunukan

Namun lanjut Hasan, pada 10 Januari 2021 terdapat satu pasien yang meninggal dunia sehingga total menjadi delapan orang. Pasien yang meninggal dunia tersebut berinisial RP usia 75 tahun beralamat di Yamaker Kelurahan Nunukan Barat di ruang ICU RSUD Nunukan.

Sedangkan pasien positif yang masih dirawat berjumlah 176 orang dan sembuh seluruhnya menjadi 539 orang.

“Total pasien positif COVID-19 di Nunukan sebanyak 723 orang,” sebut Hasan. Kemudian sampai hari ini, jumlah kontak erat yang dipantau sebanyak 61 orang dan 122 suspek.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan, sampai pekan kedua Januari 2021 angka kesembuhan mencapai 74,55 persen, dan angka kematian (CFR) 1,11 persen.

Bupati Nunukan selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Hj Asmin Laura Hafid juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan Penularan dan Penyebaran COVID-19 di daerahnya.

Dalam SE itu, Bupati Nunukan menekankan pembatasan jam kegiatan bagi rumah makan, restoran, cafe, dan sejenisnya hanya bisa melayani konsumen hingga pukul 19.00 Wita saja. Jika perlu agar bisa beroperasi dengan menggunakan sistim bungkus-pulang.

Kemudian juga ditujukan kepada tempat wisata, sarana hiburan, pub, bar, diskotik, karaoke dan sejenisnya diperkenankan dibuka dengan batas waktu pukul 19.00 Wita.

SE ini berlaku mulai 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021 dan akan dievaluasi kembali. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here