Korban Hilang di Hutan Krayan
Syamsuddin, warga Makassar, Sulsel yang dikabarkan hilang antara Sarawak, Malaysia dan Krayan, Nunukan. (Sumber: Akun FB Harwin Win)

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Setelah enam hari dilaporkan hilang dalam hutan wilayah Negeri Sarawak, Malaysia, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kota Makassar, Sulsel ini akhirnya ditemukan selamat dalam kondisi lemas pada Rabu siang, 23 September 2020.

Koordinator SAR Nunukan, Anggi Endra melalui pesan tertulisnya, Kamis, 24 September 2020 membenarkan telah mendapatkan informasi bahwa korban (TKI) bernama Syamsuddin (51) telah ditemukan oleh petugas pengukur hutan Malaysia di Bairo Negeri Sarawak.

Korban yang dilaporkan hilang pada 16 September 2020 saat berjalan kaki ingin pulang ke Long Bawan Kecamatan Krayan tiba-tiba hilang kontak dengan keluarganya di Kota Makassar. Oleh karena itu, saat itu keluarganya khawatir keberadaan korban yang sempat bekerja di Lawas Negeri Sarawak selama satu tahun.

“Iya, saya dapat informasi korbannya sudah ditemukan oleh petugas ukur hutan Malaysia dalam kondisi selamat,” ujar dia. Korban yang kesasar selama enam hari itu ditemukan berada di bawah pohon dalam keadaan lemas karena tidak pernah makan.

Lokasi penemuan korban masih berada di wilayah Malaysia tepatnya di hutan Bario Lawas Negeri Sarawak.

Kemudian informasi dari anak kandung korban bernama Ningsih yang dihubungi via telepon selulernya pada hari yang sama membenarkan pula, ayahnya telah ditemukan selamat meskipun dalam kondisi lemas karena tidak pernah makan selama enam hari itu.

“Iya bapakku sudah ditemukan oleh petugas pengukur hutan Malaysia di Hutan Bario,” ucap Ningsih (22) dari balik telepon. Kebenaran penemuan korban dalam keadaan selamat tersebut, kata dia, diperoleh dari ayahnya sendiri yang menelpon langsung kepada istrinya yang tinggal di Makassar pada Rabu sekira pukul 18.30 wita.

Namun, Ningsih beberkan, ayahnya sekarang berada di rumah petugas hutan Malaysia tersebut untuk diamankan hingga menunggu kondisi tubuhnya normal. “Bapakku masih di rumah petugas (Malaysia) yang temukan,” ucap dia.

Sebelumnya, korban kesasar pada saat hendak pulang ke Long Bawan Kecamatan Krayan karena tidak memiliki biaya untuk menggunakan kendaraan. Menyebabkan keluarganya di KOta Makassar khawatir dan menghubungi tim SAR di Kabupaten Nunukan. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here