DPR RI Reses di Nunukan
Anggota FPDIP DRP RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus )kedua kiri) saat bertemu warga pada reses masa sidang I 2020 di Pulau Sebatik, Rabu (27/10)

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Deddy Yevri Hunteru Sitorus mengamati kondisi jalanan provinsi di Kalimantan Utara yang tersebar di kabupaten/kota banyak yang tidak mendapatkan perhatian selama tujuan tahun. “Kalau saya amati, banyak jalanan provinsi yang tidak terawat atau perkembangannya tidak diperhatikan atau kurang signifikan,” sebut Deddy Sitorus.

Bukan hanya itu, jalan-jalan yang menjadi tanggungjawab kabupaten/kota pun begitu dimana tidak mengalami peningkatan signifikan akibat kondisi keuangan daerah yang defisit. Padahal, permasalahan dapat diatasi apabila terjalin kerja sama yang baik antara provinsi dengan kabupaten/kota.

“Saya sudah jalan di kabupaten/kota di Kaltara melihat kondisi jalanan yang menjadi kewenangan provinsi tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan banyak yang tidak terawat. “Harusnya kan kerja sama yang baik,” kata dia.

Pemerintah Provinsi Kaltara seharusnya memberikan bantuan keuangan (bankeu) kepada pemerintah kabupaten/kota. Jika memang tidak ada, sebaiknya gubernur dan bupati/walikota bersama-sama ke Pemerintah (Pusat) mencari anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan.

Selama tujuah tahun ini, proyek pembangunan infrastruktur di Kaltara lebih banyak dibiayai oleh APBN. Malahan anggota DPR RI dapil Kaltara ini mengaku, memang ada juga pembangunan jalan selama ini tetapi tidak signifikan. Oleh karena itu, dia mengajak dan mendorong semua pihak terkait untuk bekerja sama terutama Pemprov Kaltara dengan kabupaten/kota maupun Pemerintah Pusat.

“Kalau pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat saya lihat semua jalan. Sesuai dengan masih yang kita harapkan,” ungkap dia kepada awak media di Nunukan, Rabu, 27 Oktober 2020.

Kehadiran Deddy Sitorus di Kabupaten Nunukan dalam rangka reses masa sidang ke-1 Tahun 2020-2021 dengan memberikan bantuan kepada sejumlah warga setempat dan sektor pendidikan.

Ia juga berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kaltara khususnya Kabupaten Nunukan yang banyak mengeluhkan soal keterbatasan sarana pertanian, perikanan dan kelautan. Walaupun, bidang ini bukan komisi yang ditempatinya tetapi secara tegaas dia akan mengkomunikasikan dengan Komisi IV yang membidanginya.

“Saya selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat Kaltara. Pada umumnya mengeluhkan soal pertanian, perikanan dan kelautan ataupun perkebunan. Hanya saja biodang-bidang ini ditangani Komisi IV (DPR RI) tapi tetap akan saya komunikasikan,” ujar dia. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here