Penjaringan Balon Kada Nunukan
Ketua Tim Pilkada Cabang Partai Hanura Nunukan, Khairil Anwar (tengah), Sekretaris DPC Partai Hanura Nunukan, Husni Yunus (kedua kiri) dan Blasius Kiabeni, Sekretaris TPC (kedua kanan) saat konferensi pers di Sekretariat DPC Partai Hanura Nunukan, Sabtu (7/12).

NunukanĀ (BERANDATIMUR.COM) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Nunukan Kalimantan Utara mulai penjaringan calon kepala daerah dengan membuka pendaftaran pada 7-20 Desember 2019.

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2020 di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara telah memasuki tahapannnya. Partai-partai politik mulai membuka diri dengan menjaring calon-calon kepala daerahnya untuk diusung pada pilkada serentak 2020 mendatang.

Pengambilan dan pendaftaran bertempat di Sekretariat DPC Partai Hanura Tanah Merah Lamijung Kelurahan Nunukan Barat.

Ketua Tim Pilkada Cabang (TPC) Partai Hanura Nunukan, Khairil Anwar di Nunukan, Sabtu menyatakan, dasar dibukanya pendaftaran calon bupati dan wakil bupati adalah Peraturan Organisasi Nomor 07/DPP Hanura/XI/2019.

Dalam PO yang dimaksudkan disebutkan DPP Partai Hanura menginstruksikan pembentukan tim pilkada pada masing-masing tingkatan pengurus bagi daerah yang akan menyelenggarakan pilkada serentak 2020.

Khairil yang didampingi Husni Yunus, Sekretaris DPC Partai Hanura Nunukan, Blasius Kiabeni selaku Sekretaris TPC Partai Hanura menyebutkan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati dilaksanakan pada 7-20 Desember 2019.

Melalui konferensi pers di Sekretariat DPC Partai Hanura, dia beberkan, syarat yang harus dilampirkan bagi pendaftar bakal calon bupati dan wakil bupati adalah surat permohonan dukungan, daftar riwayat hidup, visi misi, hasil survei, surat pernyataan menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati.

Selanjutnya, surat pernyataan tidak mengundurkan diri sebagai calon dan fakta integritas.

Khairil menambahkan, sesuai AD/ART Partai Hanura Tim Pilkada Cabang hanya berkewenangan menerima berkas pendaftaran semata.

Sedangkan yang menentukan bakal calon bupati dan wakil bupati lolos untuk menggunakan partai bentukan Jenderal (Purn) Wiranto ini ditentukan oleh DPP.

Namun pengusulan atau pengajuan nama bakal calon dari TPC Nunukan diserahkan kepada DPC Partai Hanura lalu ke DPD Partai Hanura Kaltara diteruskan ke DPP di Jakarta.

Hanya saja, Khairil menegaskan, apabila dalam jangka waktu tiga hari DPD Partai Hanura Kaltara tidak meneruskan ke DPP maka DPC berhak mengajukan langsung ke DPP.

Ia juga menjelaskan, pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di Sekretariat DPC Partai Hanura Nunukan dibuka untuk umum.

“Pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Nunukan di TPC Partai Hanura Nunukan dibuka untuk umum. Siapa saja bisa mendaftarkan diri,” ucap Khairil.

Sekadar informasi bahwa Partai Hanura berhasil memperoleh tujuh kursi melalui pemilu legislatif 2019 di DPRD Nunukan.

Oleh karena itu, partai ini telah mencukupi perolehan kursi minimal 20 persen kursi atau suara dari 25 total kursi DPRD Nunukan untuk mengusung sendiri calon bupati dan wakil bupati pada pilkada serentak 2020. (***)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here