Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan Kalimantan Utara menyatakan, untuk  mengefisienkan waktu dan anggaran pada pilkada maka sosialisasi difokuskan melalui media massa saja.

Hal ini dinilai lebih efektif dan efisien seiring dengan semakin canggihnya teknologi komunikasi saat ini.

Ketua KPU Nunukan, Rahman di Nunukan, Rabu beralasan, sosialisasi pilkada secara konvensional tidak efektif lagi pada era globalisasi ini.

Selain itu, dia katakan, mengantisipasi efisiensi anggaran terutama perjalanan dinas, akomodasi dan transportasi agar tidak boros.

Oleh karena itu,  sosialisasi melalui media massa dianggap lebih efektif dan efisien maka perlunya memaksimalkan peran media massa pada setiap sosiailisasi tahapan pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nunukan.

Tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 mulai berlangsung sejak diluncurkan oleh KPU RI pada 23 September 2019.

Pilkada serentak 2020 ini akan dihelat pada 23 September 2020, tahapan perdana diefektifkan pada 1 Nopember 2019. Alasannya, anggaran hibah sebesar Rp28 miliar dari Pemda Nunukan baru dicairkan pada 15 Oktober 2019, terang Rahman.

Meskipun mengandalkan sosialisasi melalui media massa, Ketua KPU Nunukan mengakui, sistim konvensional dengan mendatangi titik tertentu yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi tetap akan dilakukan.

Ia mencontohkan, Kecamatan Lumbis Ogong, Lumbis Pensiangan dan Lumbis Hulu dan sejumlah titik lainnya.

“Sosialisasi tahapan pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nunukan akan difokuskan melalui media massa saja. Saya rasa lebih efektif dan bisa mengefisiensikan anggaran yang ada. Hanya saja kami akan tetap sosialisasi dengan mendatangi daerah tertentu saja yang memang belum ada jaringan telepon,” ujar dia kepada sejumlah awak media di Kantor KPU Nunukan.

Rahman menambahkan, pemberdayaan media massa sangat penting mengingat punya peranan besar dalam mempublikasikan tahapan pilkada ini.

Harapannya, pelaksanaan seluruh tahapan pilkada dapat berjalan lancar dan sukses dengan meningkatkan partisipasi pemilih.

– Jumlah Pemilih Pilkada Nunukan

Tahapan pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Kalimantan Utara telah diluncurkan. KPU Nunukan mengatakan, pemilih pilkada tetap mengacu pada daftar pemilih tetap (DPT) pilpres dan pileg 2019.

Hal ini dikemukakan, Ketua KPU Nunukan, Rahman di Nunukan, Rabu bahwa jumlah pemilih untuk pilkada tentunya tidak terlepas dari DPT pemilu terbaru sebelumnya.

Pemilu sebelumnya adalah pemilihan presiden dan legislatif maka pilakda Nunukan mengacu pada DPT kedua pemilu tersebut.

Jumlah DPT pilpres dan pileg 2019 di Kabupaten Nunukan adalah 132.739 jiwa. Namun, pada pilkada 2020 tetap akan diverifikasi kembali melalui pendataan ulang oleh petugas pemutakhiran data pemilih.

“Saya rasa jumlah pemilih pilkada Nunukan 2020 nanti tidak jauh beda dengan DPT pilpres dan pileg,” ujar dia.

Pada pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, KPU setempat telah menetapkan 572 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar pada 21 kecamatan.

Rinciannya sesuai dengan regulasi pilkada yang terbaru jumlah pemilih setiap TPS maksimal 800 orang.

Dibandingkan pada pilpres dan pileg baru-baru ini jumlah pemilih setiap TPS maksimal 500 orang.

Berdasarkan regulasi pilkada tersebut maka KPU Nunukan mengurangi jumlah TPS yang mencapai 700 lebih pada pilpres dan pileg menjadi 572 TPS pada pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nunukan ini. (***)

Catatan: Tahapan pilkada Kabupaten Nunukan mulai ditabuh. KPU setempat telah melakukan berbagai persiapan dalam menyongsong dimulainya pelaksanaan tahapan tersebut.

Terutama dalam mengsosialisasikan tahapan-tahapan hingga rekapitulasi suara hasil pemungutan suara pilkada Bupati dan Wakil Bupati daerah itu.

KPU Nunukan berupaya maksimal menjadi penyelenggara pemilu yang kapabel pada pilkada serentak 2020 dengan mengedepankan regulasi yang telah ada.

Informasi yang dihimpun, pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di buka pada Juni 2019. Sedangkan pasangan bakal calon dari perseorangan atau tidak menggunakan partai politik bakal dibuka pada Maret 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here