Penjelasan Soal Kondisi Keuangan Daerah
Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid saat memberikan pengarahan di hadapan puluhan Ketua RT dan RW dari dua Kecamatan di Pulau Nunukan, Senin (7/9)

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Selama pemerintahan Hj Asmin Laura Hafid-H Faridil Murad diakui program pembangunan fisik terutama proyek kecil kategori penunjukan langsung (PL) memang kurang.

Hal ini terjadi atas saran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan alasan hanya akan menjadi utang dikemudian hari.

Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid mengakui pula bahwa selama kepemimpinannya, kondisi keuangan pemerintah mengalami tekanan yang cukup dahsyat menyebabkan, jumlah dan nilai angggaran proyek pada masing-masing OPD mengalami penurunan.

Disebabkan oleh terkendalanya transfer anggaran dari pemerintah pusat kepada daerah.

“Kita akui jumlah proyek, apalagi proyek PL sangat berkurang. Tetapi disamping karena tidak ada uang, ada juga saran dari BPK agar mengurangi jumlah proyek PL karena hanya akan menjadi hutang di kemudian hari”, jelas Laura pada Senin, 7 September 2020.

Pada kesempatan itu, Laura menampik anggapan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat bahwa banyak atau sedikitnya proyek tergantung dari pemimpinnya saja.

Padahal, masyarakat perlu ketahui kewenangan Bupati saat ini sangat terbatas yang diikat oleh aturan yang ketat.

Setiap kebijakan diawasi oleh kejaksaan, kepolisian, Ombudsmen dan LSM. Oleh karena itu, seorang Bupati tidak bisa sewenang-wenang menentukan kebijakan dalam menjalankan roda pemerintahannya.

“Saat ini kewenangan Bupati itu semakin terbatas, semua juga ada aturannya. Kita (Pemerintah) juga diawasi oleh Kepolisian, Kejaksaan, Ombudsman, LSM dan lain-lain,” ungkap Laura di hadapan Ketua RT dan RW se Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan.

“Jadi tidak bisa semua terserah Bupati, kita diikat oleh aturan yang berlaku di negara ini. Setelah jadi Bupati, saya juga baru tahu bahwa ternyata membuat kebijakan di pemerintah tidak segampang seperti yang saya lihat sewaktu masih menjadi anggota DPRD Kaltara,” tutup dia. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here