JAKARTA (BERANDATIMUR.COM) – Sejumlah analis ekonomi memperkirakan kurs rupiah tetap menguat pada Kamis, 3 Oktober 2019.

Faisyal memperkirakan penguatan rupiah pada level Rp14.130-Rp14.240 sedangkan Reny memprediksi Rp 14.150 – Rp 14.220 per dollar AS.

Kebangkitan mata uang rupiah pada penutupan perdagangan hari ini Rabu, 2 Oktober 2019 berkat kurs dollar Amerika Serikat mengalami tekanan. Memberikan sinyal rupiah masih mengalami penguatan pada perdagangan berikutnya.

Penguatan mata uang dalam negeri ini dipengaruhi oleh stabilitas politik pasca akso demonstrasi sepekan terakhir dan tekanan kurs dollar AS.

Penguatan tersebut menempatkan rupiah di bawah Rp 14.200 per dolar AS. Setelah perdagangan Selasa (1/10) berada pada level Rp14.216.

Mengutip dari Bloomberg, rupiah menguat 0,13 persen ke level Rp 14.197 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini.

Hanya saja, pada kurs tengah BI, rupiah justru mengalami koreksi sebesar 0,08 persen ke posisi Rp 14.207 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Faisyal menilai,  kebangkitan rupiah lantaran dibantu oleh melemahnya dollar AS. Akibat terjadinya sikap pesimisme data manucfacturing AS yang kurang baik.

“Data ini turun ke level terdalam selama 10 tahun terakhir,” ujar Faisyal.

Faisyal berpendapat, penguatan rupiah hari ini terbatas disebabkan pasar masih khawatir dengan aksi unjuk rasa lanjutan oleh kaum buruh di gedung DPR/MPR.

Selain itu, pasar dinilai sedang “wait and see” sembari menanti menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober nanti.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menyatakan pelaku pasar saat ini nampaknya sudah mulai berani menaruh dana di dalam negeri. Hal ini lantaran stabilitas negara dinilai membaik dimana aksi unjuk rasa tak berakhir ricuh seperti sebelumnya.

“Situasi ini nampaknya mengurangi tekanan terhadap rupiah,” ujar Reny.

Reny menambahkan data inflasi yang dirilis kemarin juga turut mendukung rupiah untuk bangkit. Data inflasi yang rilis pada Selasa (1/10) mengindikasikan masih terkendali di level terendah.

“Terkendalinya inflasi ini membawa posisi akhir tahun lebih stabil sampai 3,41 persen,” jelas Reny.

Untuk besok, Faisyal menilai pergerakan rupiah bisa dipengaruhi oleh data tenaga kerja AS versi ADP yang rilis nanti malam.

Ia katakan, ekspektasi data tersebut kurang bagus dampaknya terhadap dolar sehingga berpotensi memiliki sentimen positif untuk pergerakan rupiah.

Sedangkan Reny menilai belum ada data-data yang cukup signifikan sampai akhir pekan ini.

Oleh karena itu, Reny menyebut rupiah masih akan bergerak “sideways” sambil “wait and see” perkembangan menjelang data ketenagakerjaan AS yang rilis akhir pekan ini.

Faisyal menebak besok rupiah berada di kisaran Rp 14.130 – Rp 14.240 per dollar AS cenderung menguat.

Sedangkan Reny memperkirakan pergerakan rupiah besok berada di level Rp 14.150 – Rp 14.220 per dollar AS.

Nilai tukar rupiah bergerak menguat 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.206 per dolar AS pada awal perdagangan Rabu, 2 Oktober 2019.

Sebelumnya, rupiah dibuka rebound dengan penguatan 4 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.212 per dolar AS. Pada akhir perdagangan Selasa (1/10) ditutup melemah 21 poin atau 0,15 persen ke level Rp14.216 per dolar.

Dikutip dari CNBC Indonesia, pada perdagangan hari ini juga indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,025 poin atau 0,03 persen ke level 99,103 pada pukul 08.09 WIB.

Indeks dolar AS sebelumnya dibuka menguat 0,041 poin atau 0,04 persen ke level 99,169, setelah ditutup melemah 0,249 poin atau 0,25 persen ke level 99,169 pada akhir perdagangan Selasa.

Kronologis pergerakan perdagangan mata uang rupiah hari ini

Pukul 16:06 WIB

Pukul 15.45 WIB: Kurs Rupiah Ditutup Terapresiasi 19 Poin

Nilai tukar rupiah berhasil membukukan rebound dan berakhir terapresiasi 19 poin atau 0,13 persen di level Rp14.197 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menanjak 0,252 poin atau 0,25 persen ke posisi 99,380.

Pukul 15:35 WIB

Pukul 15.29 WIB: Kurs Rupiah Menguat 19 Poin

Nilai tukar rupiah menguat 19 poin atau 0,13 persen ke level Rp14.197 per dolar AS, saat indeks dolar AS menanjak 0,187 poin atau 0,19 persen ke posisi 99,315.

Pukul 11:45 WIB

Pukul 11.19 WIB: Rupiah Menguat 28 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 28 poin atau 0,20 persen ke level Rp14.188 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,052 poin atau 0,05 persen ke level 99,18 pada pukul 11.29 WIB.

Pukul 09:11 WIB

Pukul 09.01 WIB: Rupiah Menguat 5 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 5 poin atau 0,04 persen ke level Rp14.211 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,014 poin atau 0,01 persen ke level 99,114 pada pukul 80.56 WIB. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here