Berkas Pencalonan Amanah Lengkap, Bapaslon Damai Belum Diverifikasi

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Proses verifikasi berkas pencalonan Bupati-Wakil Bupati Nunukan bakal pasangan calon (bapaslon) Hj Asmin Laura Hafid-H Hanafiah (Amanah) sedang berlangsung. Sedangkan berkas bapaslon H Danni Iskandar-H Muhammad Nasir belum ada informasi.

Informasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, berkas pencalonan Amanah dikabarkan ada kekurangan. Namun kekurangan tersebut telah dilakukan perbaikan sehingga masih dalam proses verifikasi.

Hal ini dikemukakan oleh Komisioner KPU Nunukan Divisi Teknis Penyelenggara, Kaharuddin saat dikonfirmasi pada Rabu, 16 September 2020 berkaitan dengan sejauhmana kelengkapan berkas pencalonan kedua bapaslon yang telah mendaftarkan diri di pilkada Nunukan 2020.

“Memang bapaslon Amanah sempat ada perbaikan karena ada kekurangan. Tapi perbaikan tersebut sudah disetorkan sehingga masih dalam proses verifikasi lagi,” terang Kaharuddin.

Berkas pencalonan Bupati-Wakil Bupati Nunukan terutama legalitas ijazah, form B1 KWK dari parpol pengusung dan hasil pemeriksaan kesehatan maupun tes psikologi.

Hanya saja, dari kedua bapaslon khususnya bapaslon Amanah dianggap tidak ada masalah lagi. Sedangkan bapaslon Damai sendiri belum diverifikasi karena bakal calon Wakil Bupati (Nunukan) H Muhammad Nasir yang masih dalam kondisi sakit.

Oleh karena itu, kata Kaharuddin, bakal calon Wakil Bupati bapaslon Damai ini belum menjalani pemeriksaan kesehatan sampai sekarang.

Terkait dengan informasi soal kondisi terakhir kesehatan H Muhammad Nasir, dia katakan, belum ada penyampaian kepada KPU Nunukan.

Apabila H Muhammad Nasir belum memeriksakan kesehatan dan tes psikologi hingga 23 September 2020 maka KPU Nunukan hanya menetapkan bapaslon Amanah.

Sesuai ketentuan, penetapan bapaslon Bupati-Wakil Bupati Nunukan akan diselenggarakan pada 23 September 2020.

Sedangkan penetapan bapaslon Damai tetap menunggu hingga bakal calon Wakil Bupatinya selesai memeriksakan kesehatan dan memenuhi syarat, jelas Kaharuddin.

Ia menegaskan, meskipun bakal calon Wakil Bupati Damai belum memeriksakan kesehatan dan tes psikologi hingga waktu penetapan paslon tidak menggugurkan pencalonan bersangkutan.

Mengenai, hasil pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi bagi bapaslon pilkada Nunukan 2020, Kaharuddin menyatakan tidak ada masalah alias memenuhi syarat (MS).

“Hasil pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon yang sudah menjalaninya sudah tidak masalah semuanya memenuhi syarat. Tapi itu yang sudah pemeriksaan kesehatan,” ujar dia.

Penetapan bapaslon menjadi paslon akan digelar pada 23 September 2020 oleh KPU Nunukan secara tertutup. Hasilnya nanti akan diumumkan.

“Penetapan bapaslon menjadi paslon dilakukan tertutup khusus internal KPU (Nunukan) saja. Selanjutnya akan diumumkan,” beber Kaharuddin.

Selanjutnya 24 September 2020, paslon yang telah ditetapkan MS akan melakukan pencabutan nomor urut. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here