Banjir Kiriman Dari Malaysia di Kecamatan Sembakung, Nunukan
Warga terdampak banjir kiriman dari Malaysia di Kecamatan Sembakung. Foto: Sumber FB

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Banjir kiriman dari Malaysia yang melanda delapan desa di Kecamatan Sembakung sejak sepekan lalu sudah berstatus tanggap darurat oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengakui telah menandatangani SK penetapan status tanggap darurat untuk banjir Sembakung. “Saya sudah tanda tangani SK (surat keputusan) nya ditetapkan statusnya menjadi tanggap darurat,” ucap dia.

Setelah penetapan status tanggap darurat ini, maka tim dari pemerintah daerah yang dikomandoi Badan Penanganan Bencana Daetah (BPBD) setempat akan turun di lokasi kejadian untuk melihat perkembangannya.

“Mungkin besok atau lusa tim akan turun di lapangan melihat kondisi banjir dan bentuk penanganan yang akan dilakukan berikutnya,” sebut Laura. Ia mengatakan Pemkab Nunukan akan melakukan langkah-langkah kongkrit dengan berupaya mengungsikan warga terdampak banjir ke lokasi yang lebih aman.

Selanjutnya, kata dia, persiapan pemberian bantuan kepada warga terdampak. “Kita sedang mempersiapkan untuk pemberian bantuan kepada warga terdampak banjir di Sembakung,” kata dia.

Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Sembakung Abdullah menyatakan kondisi air Sungai Sembakung saat ini sudah turun dengan kedalaman 2,60 meter. Sebelumnya saat meluap merendam rumah warga sehingga 1,552 keluarga dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Hanya saja, Abdullah katakan, warga tetap diberikan pemahaman agar tetap waspada karena banjir kiriman dari Malaysia ini kadangkala datang secara mendadak. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here