APBD Tak Mencukupi, Kaltara Butuhkan Kehadiran Investor

Pertemuan Bahas Soal Investor
Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang (kiri) berbincang dengan Prof Hadi Pranoto

Tarakan (BERANDATIMUR) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada 2021 sebesar Rp2,3 triliun.

Angka tersebut tidak cukup untuk mengakomodir seluruh program kerja Pemprov Kaltara saat ini sehingga kehadiran investor tetap dibutuhkan.

Oleh karenanya, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menegaskan pembangunan Kaltara dari sejumlah sektor juga diperlukan peran pihak ketiga, dalam hal ini investor sebagai penopang anggaran.

Demikian dikemukakan Zainal usai menjamu kunjungan Professor Hadi Pranoto, salah seorang tokoh nasional dari Jakarta di Kota Tarakan, Jumat, 16 April 2021.

Gubernur Kaltara memastikan dari tangan dingin Hadi Pranoto, investor akan berdatangan ke Bumi Benuanta untuk membangun provinsi ke-34 ini bersama-sama demi kesejahteraan masyarakat

“Beliau (Hadi Pranoto) akan membantu kita mendatangkan investor-investor dari luar Kaltara untuk bersama-sama membangun Kaltara. Supaya Kaltara ini bisa lebih baik dalam semua bidang,” ujarnya.

Khususnya investor yang bergerak pada bidang perikanan, infrastruktur seperti perbaikan serta pemeliharaan jalan maupun pembangunan kantor-kantor dan banyak lainnya.

“Kalau kita (Kaltara) cuma mengharapkan APBD saja tidak bisa maksimal. Sehingga diperlukan investor dari luar Kaltara yang punya modal besar untuk bersama menopang pembangunan Kaltara ini lebih maju lagi,” ujarnya.

Menurut gubernur, kehadiran investor di Kaltara dipastikan berdampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat. (sur)

Sumber: Diskominfotik Kaltara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here