62 TKI Deportasi Dari Sabah Karena Narkoba

Nunukan (BERANDATIMUR) – Warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Sabah, Malaysia dipulangkan karena melakukan pelanggaran selama berada di negara itu.

Akhirnya dijebloskan ke penjara selama berbulan-bulan atau tergantung jenis pelanggaran yang diperbuatnya.

Kali ini, sebanyak 132 tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Sabah. Ternyata 62 orang diantaranya karena kasus narkoba alias sabu-sabu aliaa batu (istilah barang haram ini di negeri jiran Malaysia).

Hal ini diakui, Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan PMI BP2MI Nunukan Arbain pada Senin, 12 April 2021 bahwa hampir separuh dari TKI yang dideportasi karena sabu-sabu.

Pelanggaran lainnya adalah kasus kriminal (34), ilegal atau tanpa paspor masuk ke Malaysia sebanyak 27 orang dan overstay (9). Itu berdasarkan data dari Konsulat RI Tawau.

Mengenai TKI deportasi yang tersangkut kasus narkoba ini tetap akan menjalani  karantina bersama dengan lainnya di Rusunawa Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan.

Lama karantina yaitu lima hari sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium swabnya.

Arbain memperkirakan sampel swab TKI deportasi ini sudah bisa diketahui paling lambat tiga hari kemudian.

Setelah dikarantina, BP2MI Nunukan akan memulangkan ke daerah asal tetapi terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan swab kembali untuk memastikan TKI deportasi ini negatif COVID-19. (***)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here