Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid (kedua kiri) dan Plt Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama Laksma Bakamla Dade Ruskandar usai penandatanganan MoU tentang Keamanan dan Keselamatan Laut di Kantor Bupati Nunukan

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Badan Keamanan Laut RI dengan Pemkab Nunukan Kalimantan Utara telah meneken kerja sama dalam rangka peningkatan keamanan dan keselamatan laut, jelas Kasubbag Humas Bakamla RI, Letkol Bakamla Mardiono di Nunukan melalui siaran persnya, Kamis.

Ia menambahkan, penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Plt Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama Laksma Bakamla Dade Ruskandar dengan Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid di Kantor Bupati Nunukan sekaligus perjanjian tentang pembentukan dan pemberdayaan desa maritim di wilayah perairan perbatasan negara.

Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi pemanfaatan teknologi dan sarana prasarana untuk mendukung kelancaran kegiatan kamlamla, pemberdayaan masyarakat pesisir untuk peningkatan kamlamla, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kamlamla, terang dia.

Selanjutnya, dalam perjanjian kerja sama meliputi pembentukan desa untuk dapat menjadi proyek percontohan desa maritim dan pemberdayaan desa maritim yang sudah dibentuk.

Desa Balansiku Kecamatan Sebatik menjadi desa maritim ke-4 binaan Bakamla RI/IDNCG dengan pertimbangan memiliki potensi dari masyarakat di desa tersebut akan membantu tugas dan fungsi Bakamla RI/IDNCG.

Sedangkan tiga desa poksimar lainnya yang dibentuk oleh Bakamla RI sebelumnya adalah Desa Panimbangjaya Kabupaten Pandeglang Banten, Desa Kuala di Kabulaten Sambas Kalbar dan Desa Cemaga di Kabupaten Natuna Kepulauan Riau, urai Mardiono. (***)

Editor: M Rusman

Sumber: Humas Bakamla RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here