PGRI Minta 2020 Polman UNBK 100 Persen

0
53

Polman (BERANDATIMUR.COM) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengharapkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat telah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada 2020.

Ini diutarakan Ketua PGRI Polman, H Aripuddin Toppo pada acara halal bi halal 1440 Hijriyah di Gedung Rotan Polis Jalan Gatot Subroto Kecamatan Wonomulyo, Sabtu, 15 Juni 2019.

Halal bi halal ini yang mengusung tema ” Memperkokoh soliditas dan solidaritas menuju PGRI yang kuat, profesional dan sejahtera” dihadiri Kadis Dikbud Kabupaten Polewali Mandar Hj Andi Nursami MP dan 300-an anggota PGRI Kabupaten Polman.

Kadisdikbud Polman hadir meskipun dalam kondisi kurang fit untuk menunjukkan semangat yang penuh dedikasi.

H Arifuddin Toppo dalam sambutannya mengatakan, tantangan guru ke depan semakin berat, karena menyangkut persoalan SDM dan profesionalisme guru. Untuk menjawab tantangan tersebut perlu diperkokoh soliditas dan solidaritas antar warga PGRI.

Ia menambahkan PGRI jangan hanya melakukan kegiatan-kegiatan serimonial belaka. Tetapi yang paling terpenting apapun kegiatan PGRI harus ada kaitannya dengan pengembangan SDM dan profesional guru.

“Selaku Ketua PGRI dan sekaligus Kadis Dikbud Provinsi Sulbar H Arifuddin Toppo juga sangat mengharapkan tahun depan Kabupaten Polewali Mandar sudah melaksanak UNBK 100 %,” harap dia.

Menurut dia, UNBK bukan hanya ujian nasional, tetapi yang terpenting dalam UNBK memupuk kejujuran dan kemandirian siswa.

Sedangkan Bupati Polewali Mandar diwakili Kabid Pengembangan Mutu Pendidikan Abd Haris menyampaikan permohonan maaf lahir batin kepada semua yang hadir dalam acara ini.

“Saya dalam melayani masyarakat tentu ada kekurangan, untuk itu saya akan terus berupaya maksimal dalam mewujudkan Polewali Mandar yang lebih baik,” kata Haris atas nama Bupati Polman.

Ratusan guru se Kabupaten Polman hadiri acara halal bi halal pada Sabtu (15/6)

Ia melanjutkan, apa yang diraih Kabupaten Polman selama ini baik dalam bentuk pembangunan maupun prestasi semuanya berkat dukungan rakyat.

Tak kalah penting adalah dukungan PGRI agar guru semakin profesionalisme dalam mengemban tugas yang mulia untuk membangun SDM yang ada di daerah itu.

Pembawa hikmah halal bi halal, Ustadz Abd Rahman Hasan mengatakan profesi guru merupakan tugas yang sangat mulia sehingga guru merupakan sumber dari keadilan dan kejujuran.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Sulbar menambahkan guru bukan hanya mentransfer ilmu kepada siswa saja, tetapi juga harus bisa menanamkan nilai-nilai kehidupan dan keteladanan hidup kepada siapa saja yang membutuhkan.

“Guru adalah pahlawan dan sumber perubahan, sehingga sampai kapanpun seorang guru tetap dibutuhkan. Maka dari itu mari kita semua berterima kasih kepada guru yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan,” ucap Abd Rahman Hasan. (*)

Reporter: Almadar Fattah
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here