Sambutan Sholat Id, Laura Beberkan Prestasi dan Keinginannya Selalu Bersama Rakyat

0
140

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Sholat Idul Fitri 1440 Hijriyah di Islamic Center Hidayaturrahman di Kelurahan Mansapa Kabupaten Nunukan diikuti ribuan warga yang berbondong-bondong sejak subuh hari.

Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid hadir  pada sholat Id, Rabu, 5 Juni 2019 menilai,  momen lebaran Idul Fitri 1440 H menjadi ajang perbaikan hubungan silaturrahmi dengan sesama. Pemerintah daerah pun berperan senantiasa menjaga kebersamaan dengan rakyat.

“Saya ingin selalu bersama merayakan hari hari kemenangan saat idul fitri bersama dengan masyarakat Nunukan dihari raya tahun ini, tahun depan atau bahkan tahun tahun yang akan datang,” ucap dia.

Selama tiga tahun memimpin Kabupaten Nunukan pemerintahan Asmin Laura Hafid-Faridil Murad telah menorehkan sejumlah prestasi mentereng.

Jamaah sholat Id di Islamic Center Hidayaturrahman Nunukan, Rabu (5/6)

Sehanyak 26 penghargaan di berbagai bidang, berhasil direngkuh. Namun dia akui, tak ingin jumawa atau berpuas diri atas prestasi yang telah diraihnya.

Menurut dia, penghargaan terhadap pemerintah daerah adalah bentuk motivasi dan evaluasi kerja yang dilakukan lembaga negara maupun lembaga independen.

“Itu (penghargaan) motivasi. Tujuan utama pemerintah adalah kesejahteraan rakyat,” tegas Laura di hadapan jamaah sholat Id di masjid termegah di Kabupaten Nunukan itu.

Dari 26 penghargaan yang diraih tersebut diantaranya opini  Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Kaltara selama tiga tahun berturut-turut yakni periode 2017, 2018 dan 2019.

Adapula penghargaan TOP Pembina BUMD tahun 2018 dan 2019, LPPD Terbaik 2018, Sertifikat Adipura, dua rekor MURI, Percepatan Pembangunan Wilayah Perbatasan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri RI) Tjahjo Kumolo, serta puluhan penghargaan lain pada level kementerian maupun lembaga berkompeten lainnya.

Mengenai program pembangunan fisik kata Laura, tetap ditempatkan pada level prioritas dalam pemerintahannya. Namun tujuan utama pemerintahannya adalah pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Bidang vital seperti kesehatan dan pendidikan tidak ketinggalan disinggung. Atas keberhasilannya membangun Rumah Sakit (RS) Pratama di Sebatik, Sebuku dan Krayan sebagai penunjang program kerja bidang kesehatan.

Lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan turut didorong meningkatkan kualitas pelayanan, penambahan tenaga medis dan fasilitas penunjang lainnya.

Sedangkan, bidang pendidikan dimana perbaikan sarana dan prasarana terus dilakukan. Beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi, secara konsisten dianggarkan selama tiga tahun terakhir.

“Saya perlu memaparkan jalannya pembangunan dan pemerintahan saat ini, agar masyarakat mendapatkan informasi langsung dari sumber utama,” ungkap dia.

Sebab, kata Laura, informasi yang transpran dan jujur, akan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Laura telah pernah menyampaikan sebelumnya bahwa dirinya siap maju kembali menjadi calon bupati Nunukan pada pilkada 2020. Tentunya dengan mengendarai Partai Hanura yang sukses meraih tujuh kursi di DPRD Nunukan pada pemilu 2019. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here