Ratusan Lokasi Penukaran Uang Jelang Idul Fitri, BI Siapkan Rp5,7 Triliun

0
107

Makassar (BERANDATIMUR.COM) – Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan menyediakan dana sebesar Rp5,7 triliun dengan ratusan tempat penukaran uang.

Kepala BI Perwakilan Sulsel, Bambang Kusmiarso pada acara launching tempat penukaran uang lebaran Idul Fitri 1440 H, Jumat (10/5) mengatakan kegiatan penukaran uang ini dapat dilaksanakan pada tempat-tempat strategis seperti Kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo Makassar.

Sulsel dan Makassar sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi di Indonesia maka patut dijadikan daerah acuan perkembangan ekonomi nasional.

“Secara historis selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri kegiatan perekonomian meningkat, seiring dengan hal itu peningkatan penggunaan uang rupiah pecahan juga meningkat,” ujar Bambang.

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah melepas puluhan mobil tempat penukaran uang yang disebar pada sejumlah lokasi di wilayahnya menjelang lebaran Idul Fitri 1440 H. Foto: Atim

Oleh karena itu, menjelang lebaran Idul Fitri BI Sulsel menyediakan layanan tambahan agar uang yang beredar layak, termasuk dari segi kondisi fisiknya.

Sementara pelayanan lain juga disediakan di Lapangan Karebosi Makasaar pada 13-29 Mei 2019. Kemudian 85 cabang bank, 20 kantor instansi pemerintah dan 11 pusat keramaian seperti pasar dan pusat retail.

Pada lebaran Idul Fitri 1440 H ini, BI Sulsel menyiapkan dana Rp5,7 triliun untuk penukaran uang atau meningkat dari tahun 2018 yakni Rp4,1 triliun.

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah (NA) yang membuka secara resmi kegiatan penukaran uang pada bulan suci Ramadan tahun 2019 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Biro Ekonomi Pemprov Sulsel dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulsel bersama sejumlah perbankan di Kota Makassar.

Lokasi penukaran uang pada lebaran tahun sebelumnya hanya disiapkan 54 titik di Sulsel atau 11 lokasi di Kota Makassar.

Pelaksanaannya pun lebih awal pada bulan suci Ramadhan tahun 2019 Masehi ini dibandingkan sebelumnya pada pertengahan bulan puasa.

NA menyatakan, salah satu tradisi masyarakat di bulan Ramadan utamanya menyambut Hari Raya Idul Fitri adalah dengan melakukan penukaran pecahan uang baru untuk dibagi-bagikan kepada sanak keluarga.

Untuk memudahkan masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan seluruh perbankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil tersebut.

Kegiatan ini merupakan hal yang sangat membantu masyarakat agar tidak menukarkan uangnya pada calo.

“Ini sudah disiapkan layanannya, ini mau uang besar atau uang kecil, jangan lagi kita ke calo, karena uang ini menjadi kebutuhan. Biasalah ini menjadi tradisi ke anak-anak kita untuk membagi-bagikan uang,” sebut NA singkatan nama Gubernur Sulsel.

Pada kesempatan itu, Pemprov Sulsel mengimbau masyarakat dan ASN untuk menukarkan langsung uangnya di lembaga perbankan atau mendatangi fasilitas mobil tukar-menukar uang keliling bank.

“Mudah-mudahan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan uang pecahan baru,” ucap dia.

Berdasarkan Data BPS, pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan I tahun 2019 sebesar 6,56 persen. Angka ini sedikit sedikit menurun dibandingkan capaian triwulan I 2018.

Namun Bank Indonesia memprediksi akan mengalami peningkatan pada triwuian II khususnya di sektor konsumsi dan dunia usaha. (*)

Reporter: Atim/Muh Taufiqul
Editor : M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here