Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Memasuki hari ketiga bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah, harga bawang merah masih bertahan pada kisaran Rp35.000 per kilo gram pada tingkat agen di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

Namun pedagang eceran menjual hingga harga Rp42.000 per kilo gram pada sejumlah pasar di daerah itu.

Supardi, agen bumbu masak di Pasar Inhutani Kabupaten Nunukan, Rabu mengaku, harga bawang merah tetap bertahan pada kisaran Rp35.000 per kilo gram sejak sepekan sebelum Ramadhan 1440 H.

Tingginya harga bawang merah tersebut disebabkan kurangnya pasokan dari Sulawesi Selatan sejak dua pekan sebelum bulan puasa.

Selain itu, kata dia, harga juga naik pada tingkat petani serta tingginya permintaan dari sejumlah daerah konsumen di Sulsel.

Supardi menyebutkan, sebelumnya harga bawang merah pada kisaran Rp25.000 per kilo gram. Namun memasuki bulan suci Ramadhan 2019 Masehi ini mengalami kenaikan.

Pedagang eceran bawang merah bernama Hamidah mengungkapkan, penjualannya pada harga Rp42.000 per kilo gram.

Patokan harga tersebut telah sesuai dengan harga pasarannya. Sebelum bulan puasa dia mengaku, menghabiskan 50 kilo gram dalam sehari.

Hamidah mengatakan, permintaan masyarakat di Kabupaten Nunukan sangat tinggi utamanya memasuki bulan puasa.

Namun selama tiga hari bulan suci Ramadhan 1440 H ini pembeli menurun drastis. “Mungkin pertengahan puasa lagi baru banyak pembeli,” ujar dia.

Meskipun demikian, dia tetap optimis harga bawang merah tidak akan turun selama bulan puasa ini. (***)

Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here