STAIN Majene Diusulkan Menjadi IAIN ke Kemenag RI

0
114

Majene (BERANDATIMUR.COM) – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene Sulawesi Barat diusulkan ke Kementerian Agama RI pengubahan status menjadi Istitut Agama Islam Negeri (IAIN).

Proposal pengajuan perubahan status tersebut diserahkan langsung Ketua STAIN Majene,  HM Napis Djuaeni didampingi Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Anwar Sadat serta Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan pada Senin (22/4).

Napis Djuaeni menyatakan, pada dasarnya Direktur Perguruan Tinggi Islam Kemenag RI, Arskal Salim bersedia membantu percepatan pengubahan alih status tersebut.

Bahkan, kata Napis, Direktur PT Islam Kemenag RI menilai proses alih status ini bagian dari perjuangan dalam bidang pendidikan.

Sekaligus dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja dan terus mengembangkan diri agar bisa mewujudkan hal-hal yang maslahat dan bermanfaat, kata dia menirukan ucapan Arskal Salim.

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STAIN Majene, Anwar Sadat (kiri), Ketua STAIN Majene, Napis Djuaeni (tengah) berbincang salah seorang pejabat di Kemenag RI di Jakarta, Selasa (23/4).

Pada saat audensi HM Napis melaporkan kondisi terkini kaitannya dengan Pemkab Majene yang turut memberi andil besar terhadap perkembangan STAIN Majene selama ini.

Sedangkan Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Majene Anwar Sadat melaporkan kondisi riil mahasiswa saat ini.

Selain menyerahkan proposal alih status ini, Tim STAIN Majene menyempatkan diri juga untuk bertemu dengan Kasubdit Bidang Kemahasiswaan dan Sapras Kemenag RI, Sapriansyah guna memastikan kuota Bidikmisi Mahasiswa Baru.

“Alhamdulillah tahun 2019 STAIN Majene tetap dapat jatah 50 orang untuk Bidikmisi,” beber Anwar Sadat.

Ia mengharapkan pengubahan status ini mahasiswa lebih termotivasi untuk meningkatkan belajar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam negeri satu-satunya di Sulbar. (*)

Reporter: Almadar Fattah
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here