Pengungkapan Penyelundupan Sabu-Sabu 6,67 Kg dari Malaysia Disembunyikan Dalam Tabung Gas Elpiji

0
221

NUNUKAN (berandatimur.com) – Tim gabungan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 6,67 kilo gram dari Malaysia disembunyikan dalam tabung gas elpiji di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, Selasa (29/1) sekira pukul 23.00 wita.

Komandan Pangkalan TNI AL XIII Tarakan, Laksamana Pertama TNI Judijanto, Sabtu (2/2) mengungkapkan, pengungkapan kasus sabu-sabu ini adalah modus baru yang disembunyikan dalam tabung gas elpiji dari Malaysia.

Penyelundupan barang haram ini dengan cara membelah tabung gas elpiji untuk memasukkan sabu-sabu lalu dilas kembali terus diisi gas elpiji.

Judijanto menerangkan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan dari masyarakat diduga adanya penyelundupan sabu-sabu dari negara tetangga Malaysia.

Tim gabungan dari BNN, Ditjen Bea Cukai dan TNI AL Satgas Marinir Ambalat XXIII melakukan pengintaian pada sebuah rumah yang menjadi target di Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara.

Konferensi pers pengungkapan penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia masuk Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Sabtu (2/2)

Setelah itu, dilakukan penggeledahan pada rumah tersebut ditemukanlah dua pria berinisial R (45) dan A (31) dan 13 buah tabung gas elpiji, kata dia.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap puluhan tabung gas elpiji dalam rumah itu, salah satu diantaranya ternyata berisi sabu-sabu sebanyak enam bungkus seberat 6,4 kilo gram.

“Setelah dilakukan pengintaian internal oleh tim gabungan ditemukan rumah yang ditarget dimana kedua pria berinisial A dan R berada bersama 13 tabung gas elpiji dari Malaysia,” beber Judijanto.

Pada saat bersamaan BNN dan TNI AL melakukan penggerebekan pada salah satu penginapan di Tanjung Redeb Kabupaten Berau Kalimantan Timur ditemukan enam bungkus sabu-sabu seberat 300 gram.

Barang bukti ini disembunyikan dalam stabilizer (charge accu) disimpan dalam kardus blender diamankan bersama seorang pria berinisial RG (21).

Ketiga pelaku yang diamankan bersama 6,67 kilo gram sabu-sabu dikawal ketat petugas Bea Cukai Nunukan dan TNI AL

Secara terpisah, Kepala Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, Rusman Hadi, Sabtu (2/2) mengutarakan, ketiga pria yang berhasil diamankan merupakan jaringan internasional yang membawa sabu-sabu dari Malaysia masuk Indonesia melalui Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan.

Sebenarnya pria RG yang diamankan di Kabupaten Berau telah dipantau sejak berada di Pulau Sebatik dimana masih komplotan dari R dan A.

“Ketiga pria ini merupakan jaringan internasional yang membawa sabu-sabu dari Malaysia masuk Indonesia melalui Pulau Sebatik,” ujar Rusman Hadi.

Ia menambahkan, ketiga pelaku yang diduga kurir ini diamankan bersama barang bukti sabu-sabu seberat 6,67 kilo gram ini oleh BNN untuk proses selanjutnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ketiga pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (*)

Penulis: Ahmad Albar

Editor: M Rusman

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here